Showing posts with label Mistis. Show all posts
Showing posts with label Mistis. Show all posts

Sunday, November 8, 2015

Mbah Fanani baru akan pergi setelah Dieng tenggelam



Hingga saat ini belum ada yang mengetahui dengan pasti sampai kapan Mbah Fanani bertahan tinggal di tendanya Jalan Raya Dieng, RT 1 RW 1, Desa Diengkulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Namun berdasarkan cerita warga sekitar, Mbah Fanani baru mau pulang naik perahu setelah Dieng tenggelam.

"Katanya, pernah ngomong ke salah satu kiai asal Kudus dan Cirebon dia mau pulang nanti naik perahu setelah Dieng tenggelam. Mungkin itu tandanya pas hari kiamat baru pergi dari sininya," ungkap Widodo (55) saat ditemui, beberapa hari lalu.

Dia juga mengungkapkan, banyak orang yang mengaku keluarga Mbah Fanani dari Cirebon. Mereka sering kali mengajaknya pulang tapi Mbah Fanani tidak pernah mau.

"Banyak orang yang ngaku keluarga Mbah Fanani dan ngajak pulang, tapi Mbah Fanani nggak pernah mau. Pernah juga ada yang sampai nangis-nangis ngajak tetap aja dia nggak mau. Mungkin dia sudah betah di sini," katanya.

Bahkan, lanjutnya, sempat dari mereka mengaku Mbah Fanani mau pulang ke Cirebon asalkan tinggalnya di pinggir sungai.

"Katanya sudah disiapkan tempat tinggalnya itu setelah dijemput lagi malahan Mbah Fanani-nya nggak mau pulang," ujarnya.

Banyak tamu ke Mbah Fanani, dari minta nomor togel hingga jodoh



Keberadaan Mbah Fanani yang bertapa di Jalan Raya Dieng, RT 1 RW 1, Desa Diengkulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, membuat banyak orang dari berbagai daerah berdatangan. Pria yang tak pernah bicara tersebut dianggap memiliki kesaktian dan kemampuan di luar akal manusia.

Seperti yang diungkapkan Widodo (55) salah satu warga setempat. Dia menceritakan, dulu kakak perempuannya pernah kehilangan kalung saat bertani di ladang. Lalu dia mendatangi Mbah Fanani menceritakan kejadian yang dialaminya dan berharap kalungnya bisa ditemukan.

"Waktu itu Mbak saya pernah kalungnya hilang di ladang, terus dia datang ke Mbah Fanani minta tolong. Eh besok nya tiba-tiba kalung itu ketemu," katanya, saat ditemui pekan lalu.

Selain itu, dirinya juga pernah mencoba datang ke Mbah Fanani untuk meminta nomor togel. Tapi saat itu mbah Fanani hanya menunjuk ke luar.

"Saya juga pernah minta rizki saya bilang 'Mbah saya minta rizki minta nomor' tapi dia nunjuk ke luar pas ada mobil lewat. Saya pikir apa nomor mobil yang lewat atau saya suruh keluar. Tapi saya lihat mobil udah jauh," ujarnya.

Meskipun tidak mengetahui pasti tujuan tamu yang datang ke Mbah Fanani, namun dari pengamatan Widodo dia menduga mereka datang sama seperti dirinya yaitu meminta rizki atau pun jodoh.

"Paling yang pada datang juga sama minta jodoh juga mungkin. Beberapa hari lalu malah ada cewek pakai baju seksi terus dandanan menor datang, saya rasa cewek nakal datang ke si Mbah udah gitu lama banget ada kali sejam nggak keluar-keluar. Saya juga sempat heran itu cewek kok lama, terus minta pemuda intip dia ngapain eh ternyata nggak ngapa-ngapain. Mungkin minta jodoh kali hehe," katanya sambil berseloroh.

Dipercaya atau tidak Mbah Fanani konon bisa membantu kesulitan dan permintaan tamu. Oleh karena selama 19 tahun tenda Mbah Fanani tak pernah sepi dari pengunjung.

Cerita cleaning service bertemu Mbah Fanani di Makkah



Percaya atau tidak, banyak orang menyaksikan kejadian mistis terhadap Mbah Fanani. Salah satu cerita diungkapan oleh Taifin ketua RT 1 RW 1 Desa Diengkulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Dia bersama istrinya menceritakan bahwa Mbah Fanani pernah ditemui di Makkah Arab Saudi oleh warga Banjarnegara.

"Pernah ada yang ketemu Mbah Fanani di Makkah. Waktu itu cleaning service Ka'bah yang ketemu kebetulan dia itu orang Banjarnegara. Katanya pas dia ngepel lantai sekitar Ka'bah ketemu dan kenalan. Dia ngaku namanya Mbah Fanani dan tinggal di Dieng. Nah pas si cleaning service pulang kampung, dia ke sini nyari Mbah Fanani terus pas ditemuin katanya emang benar dia (Mbah Fanani) yang waktu di Makkah ketemu," katanya.

Warga pun kemudian merasa heran mendengar pengakuan tersebut. Sebab, selama ini Mbah Fanani diketahui hanya berdiam diri di tenda tak pernah terlihat pergi kemana pun. Jangan kan ke Makkah, untuk keluar tenda saja Mbah Fanani 19 tahun tidak pernah melakukannya.

"Memang kalau secara logika itu sulit untuk dipercaya. Tapi kenyataannya ada yang ngaku begitu dan sampai datang ke sini," ujarnya.

Kisah lain juga disebutkan, kalau Mbah Fanani tidak pernah ada di tendanya saat salat lima waktu tiba.

"Kalau pas salat 5 waktu Mbah Fanani juga ngga pernah ada di tendanya. Dia hilang nggak tahu kemana," ucap istri ketua RT tersebut.

Kendati adanya pengakuan mistis dari berbagai pihak soal kesaktian Mbah Fanani, Taifin sendiri tidak pernah menyangkalnya. Namun, dia percaya semua ketentuan sudah diatur oleh Tuhan.

"Dibilang sakti ya sakti bukti kesaktiannya yang bisa dilihat oleh mata yaitu belasan tahun hidup di tenda terpal nggak pakai alas, kehujanan, kepanasan, padahal dingin banget di sini dia bisa bertahan. Mungkin kalau orang kaya kita sebulan udah meninggal. Itu lah yg bisa dilihat saktinya. Kalau yang lainnya bisa mendatangkan rizki atau jodoh atau yang lainnya kurang tahu. Yang merasakan yang suka datang. Kalau warga sini percaya nggak percaya. Saya mah Allahulam," kata Taifin.

Cerita yang sulit dipercaya juga diungkap oleh Narti (36) warga yang rumahnya depan tenda Mbah Fanani. Kata dia, dulu pernah ada orang dari dalam mobil melempar botol minuman ke depan tenda Mbah Fanani. Setelah itu mobil tersebut kecelakaan.

"Pernah ada orang ngelempar botol air mineral ke depan tenda Mbah Fanani, terus pas di perjalanan orang itu katanya ngerasa gelap nggak bisa lihat apa-apa dan akhirnya kecelakaan," ungkapnya.

Sejak ada Mbah Fanani, warga Diengkulon banyak ketiban rizki



Sosok Mbah Fanani yang masih misterius membuat setiap orang penasaran terhadapnya. Asal usul dan tujuan dia bertapa di tenda Jalan Raya Dieng, RT 1 RW 1, Desa Diengkulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah belum terungkap.


Akan tetapi di balik itu, banyak keberkahan yang dirasakan oleh warga sekitar sejak adanya Mbah Fanani.

"Selama ini kan Mbah Fanani banyak banget tamunya, dari tamu-tamu yang datang itu mendatangkan rezeki buat warga sini. Seperti warung-warung di sini jadi banyak yang beli setiap ada tamu, terus di homestay- homestay juga banyak yang nginap. Jadi Alhamdulillah bermanfaat juga," ungkap ketua RT 1 Diengkulon, Taifin saat ditemui beberapa hari lalu.

Dia juga mengatakan, belum pernah ada kejadian mistis atau kriminal selama 19 tahun Mbah Fanani tinggal di desa tersebut.

"Selama dia di sini aman-aman saja belum pernah ada kejadian apa pun yang mengganggu ketenangan warga," katanya.

Sebagai ketua RT, dia pun tidak mempermasalahkan berapa lama Mbah Fanani tinggal di desanya. Selama desanya aman dan tentram dia terbuka untuk siapa pun yang ingin tinggal.

Ini sosok Mbah Fanani, pria misterius tapa belasan tahun di Dieng



Ini sosok Mbah Fanani, pria misterius tapa belasan tahun di Dieng

Sejak kehadiran Mbah Fanani, warga Diengkulon mengaku banyak mendapat rezeki.


Mbah Fanani bertahan dari hawa dingin di balik selimut hitam di dalam gubuk kecilnya, di depan salah satu rumah warga di Desa Diengkulon, Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, pada beberapa hari lalu. Sudah 19 tahun kakek yang asal usulnya masih misterius ini tinggal di gubuk tersebut.



 Gubuk ukuran 2x3 meter yang ditempati Mbah Fanani. Warga sekitar meyakini Mbah Fanani memiliki kesaktian. Sejak kehadiran Mbah Fanani, warga Diengkulon mengaku banyak mendapat rezeki.



Gubuk Mbah Fanani juga tak pernah sepi dari tamu. Banyak mereka yang datang hanya untuk menengok, berdoa minta rezeki, hingga jodoh. 


Tapi ternyata, tidak semua orang yang bisa masuk ke dalam tenda untuk menemuinya. Mbah Fanani akan mengusir tamunya yang memiliki niat dan tujuan tidak baik.


Bahkan, Mbah Fanani juga tidak menampakkan dirinya ketika dia tidak ikhlas untuk difoto. Entah hal tersebut mistis atau bukan, namun itulah yang benar dialami beberapa tamunya. 

5 Kesaktian Mbah Fanani yang dipercayai orang-orang



Mbah Fanani, 19 tahun bertapa di Jalan Raya Dieng, RT 1 RW 1, Desa Diengkulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, dikenal sebagai sosok pria misterius. Sebab, dia tidak pernah bicara sama sekali dan hingga kini belum ada yang mengetahui asal usul, maksud, serta tujuan dirinya bertapa.

Mbah Fanani bertapa di sebuah tenda kecil depan rumah warga. Di menghabiskan waktu belasan tahun di dalam tenda tanpa beraktivitas apa pun. Pria yang memiliki usia sekitar 60 tahun itu, kebal dengan dinginnya udara Dieng. Meskipun panas terik, hujan badai Mbah Fanani tidak pernah sekali pun terlihat beranjak dari tendanya tersebut. Dia hanya diam, duduk sembari berselimut kain hitam.

Akan tetapi dengan kebiasaan dan keanehannya itu, Mbah Fanani dianggap memiliki kesaktian oleh banyak orang. Terbukti dengan setiap harinya banyak tamu yang selalu mengunjungi Mbah Fanani dengan tujuan yang berbeda-beda. Bahkan, warga setempat mengungkapkan bahwa tamu pria yang mempunyai rambut gimbal hingga bermeter-meter itu datang dari kalangan habib dan ustaz.

"Yang saya heran banyak orang yang datang dari berbagai daerah yang datang ke Mbah Fanani, mulai dari habib-habib, ustaz, anak-anak pondok pesantren, orang biasa ngga tahu mau ngapain," kata Narti (36) salah seorang warga yang rumahnya seberang tenda Mbah Fanani, saat ditemui baru-baru ini.

Entah siapa Mbah Fanani ini sehingga bisa menyedot perhatian orang-orang yang mengunjunginya. Yang pasti para tamu atau pun warga sekitar percaya kalau Mbah Fanani memiliki kesaktian. Berikut kesaktian Mbah Fanani yang diungkap warga: