Showing posts with label Wisata. Show all posts
Showing posts with label Wisata. Show all posts
Tuesday, January 10, 2017
Curug Batu Templek
Curug Batu Templek
Anda senang ngagowe alias bersepeda ? Tempat ini bisa menjadi salah satu tujuan Anda mengayuh sepeda. Atau Anda senang selfie dengan pemandangan alam , tempat ini bisa menjadi buruan. Namanya Curug Batu Templek, menyajian keindahan alam yang bisa anda nikmati sekaligus berfoto ria di sekitar air terjun. Kawasan ini memang sudah lama menjadi tujuan wisata di Bandung Timur. Dan kini seiring dengan banyaknya yang memotret objek air terjuan ini dan diposting di media sosial, pamor tempat wisata ini semakin terangkat. Apalagi lokasinya yang tidak terlalu jauh dari pusat kota Bandung, termasuk sangat mudah dikunjungi. Tempat ini dekat dengan pemukiman penduduk.
Dulu, lokasi wisata ini oleh penduduk dikenal dengan Curug Batu CIsanggarung. Curug ini memiliki ketinggian 52 meter. Curug ini mulai terkenal di media sosial karena terlihat unik dan mempunyai pemandangan yang eksotis. Curug ini mulai dikunjungi para wisatawan dan banyak yang memposting di media sosial. Akhrinya, bukan saja pengunjug asal Bandung, namun dari luar kota pun banyak mulai yang mengenal dan berkunjung ke tempat wisata eksotis ini.
Wisata Bandung Timur yang lagi Ngetrend
Curug Batu Templek ini berada di kampung Cisanggarung, Desa Cikadung, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung ini menjadi sangat terkenal dan banyak wisatawan yang mau berwisata ke tempat ini. Sekarang ini, wisatawan luar Bandung pun mulai berdatangan, mulai dari Jakarta, Bogor, Sukabumi, Cirebon, Tasikmalaya, hingga wisatawan Malaysia. Untuk masuk tempat wisata alam ini gratis, anda hanya cukup bayar sewa parkir. Namun, jika para pengunjung terus membludak, tak menutup kemungminan tempat ini dikelola dengan adanya karcis masuk.
Kawasan ini sebetulnya tempat penambangan batu. Dan sebagian dari wilayah curug ini masih aktif dalam penambangan batu. AIr terjun ini berada di salah satu titik ketinggian di Bandung. Dan tentunya menyimpan keindahan tersendiri yang berbeda dengan air terjun lainnya. Terlihat dari jauh, air terjun ini sangat eksotis dan terlihat sangat menakjubkan. Terlebih, curug ini mengalir pula, aor dari mata air yang jernih. Namun, bila anda datang pada musim penghujan, air dari Curug tersebut akan terlihat berwarna coklat dan kotor. Namun, tetap saja aliran air ini memperlihatkan keindahan bebatuan di sana. Namun, dihimbau pada musim hujan, pengunjung harap hati-hati. Dikhawatirkan debit air meningkat. Untuk itu, jangan terlalu dekat curug.
Batu Templek Penghias Rumah
Kehadiran bebatuan di sini tak dapat dipisahkan dari sejarah cekungan Bandung zaman baheula. Batuan yang ada di sini terbentuk dari beberapa juta tahun yang lalu. Adapun jika merujuk pada jenis bebatuan, batu templek sendiri adalah jenis batuan metamorf yang terbentuk karena perubahan tekanan dan suhu yang tinggi atau panas bumi. Templek, lempeng atau yang lebih dikenal dengan slate terbentuk dari lempung dan batuan shale.
Dinamakan batu templek (biasa disebut batu lempeng) karena batunya menyerupai lempengan tipis. Penggunaan batu templek memang memberi kesan alami pada rumah seperti menyatu (templek) pada bidang yang ditempelinya. Dinding batu templek memiliki karakter dan warna pas untuk konsep rumah minimalis. Biasanya batu templek dipakai untuk mem-finishing tembok pagar luar agar terkesan alami dan kokoh. Batu templek juga biasa digunakan pada dinding tembok luar rumah.
Rute menuju Curug Batu Templek
Untuk mencapai curug batu templek fdari arah barat, anda bisa mengambil arah dari keluar tol Pasteur - Pasupati - Jalan Suci - Terminal Cicaheum dan dari arah Lapas Sukamiskin, Arcamanik, lalu masuk ke jalan Pasir Impun (depan pangkalan ojeg) seberang lapas. Dari jalan Pasir Impu, terus mengikuti jalan sampai ke atas (kira-kira 3 km) melewati Jalan Terusan Pasir Impun. Kemudian melewati Jalan Cisanggarung. Dari Cisanggarung ini lokasinya sudah dekat. Adapun jika dari arah timur, dari arah Cileunyiterus ke Cinunuk - Cibiru - Cipadung - Ujungberung. Pas dekat Lapas Sukamiskin ambil jalan ke kanan ke arah Pasir Impun (Setelah SMAN 24 Bandung).
Monday, January 9, 2017
Curug Sawer
Curug Sawer, Perpaduan Kesejukan Hutan Pinus dan Air
Istilah "sawer" dalam bahasa Sunda erat kaitannya dengan prosesi adat pernikahan. Saweran atau nyaweran merupakan salah satu rangkaian upacara memberi nasihat kepada kedua mempelai yang dilaksanakan setelah acara akad nikah. Saweran melambangkan mempelai beserta keluarga berbagi rejeki dan kebahagiaan. Untuk menyawer, menggunakan bokor yang diisi uang logam, beras, irisan kunyit tipis, permen, Kemudian semua bahan dan kelengkapan itu dilemparkan, artinya manusia harus bersifat dermawan. Saat nyawer biasa diiringi dengan pepatah-pepatah karuhun yang ditembangkan.
Sawer memang dikenal dalam adat Sunda. Walaupun istilah ini kemudian mengalami pembiasan menjadi saweran di acara dangdutan dan panggung hiburan lainnya. Bahkan, sebutan saweran pun melekat pada nama-nama air terjun di beberapa daeraj Jawa Barat. Curug (air terjun) dengan nama "Sawer" ada di Kab. Bandung Barat, Sukabumi, Bogor, Cianjur, Kuningan dan Majalengka. Nama ini biasa dikaitkan dengan kepercayaan Curug tersebut bisa lebih mempererat jalinan kasih. DIpercaya, jika dua sejoli datang ke curug bisa lenggeng hubungannya sampai ke pelaminan.
Pesona Curug Sawer di Cililin
Tak sedikit yang belum mengetahui bahwa di Cililin ada potensi wisata alam yang begitu mempesona untuk dikunjungi. Ya, Cililin bukan saja dikenal dengan sentra wajit. Salah satunya ada tempat Curug Sawer ini berada di Cililin, kabupaten Bandung Barat. Lokasinya dekat dengan pusat keramaian Cililin. Curug ini dikelola oleh KPH perhutani Cililin sejak 1970-an dengan area seluas 7,5 hektar dan berada di ketinggian 1700 meter di atas permukaan laut.
Tempatnya sangat asri berada di perhutanan namun sangat mudah dijangkau qalau harus berjalan kaki terlebih dahulu. Pengunjung akan merasakan pesona keindahan alam dengan hawanya yang sejuk. Kadang juga ada monyet-monyet liar yang terlihat melompat dari satu pohon ke pohon yang lain. Keunikan lainnya air terjun ini yakni memiliki beberapa air terjun yang bertingkat. Masyarakat setempat percaya, konon jika pengunjung mandi di air terjun ini, akan segera menikah dan awet muda. Tak heran jika tempat wisata ini banyak muda-mudi yang datang berpasangan, terutama pada hari Sabtu, Minggu, juga hari libur.
Rute menuju Curug Sawer Cililin.
Untuk menuju Curug Sawer bisa menggunakan kendaraan pribadi, baik sepeda motor maupun mobil. Waktu tepuh sekitar 1 jam dari kota Bandung. Adna bisa keluar tol Padalarang menuju Batujajar-Cililin. Sementara bagi yang menggunakan kendaraan umum bisa menggunakan bus Kotrima berhenti di Cililin. Jalur lainnya bisa dari Soreang-Cipatik-Cililin. Bagi para penggemar touring motor, tempat wisata inipun bisa menjadi salah satu tujuan perjalanan anda. Bahkan para penggemar motor trail kerap menjadikan kawasan wanawisata ini sebagai ajang touring mereka. Lokasi curug tidak terlalu jauh dari jalan raya serta disuguhkan dengan hutan pohon pinus dan udara yang sangat sejuk.
Adapun jarak dari pos masuk ke curug hanya 2,5 kilometer. Kondisi jalannya aspal serta jalan setapak yang menanjak dan berbatu dihiasi pepohonan pinus untuk menuju lokasi curug. Tempat ini biasa banyak pengunjung yang datang untuk sekedar berjoging atau botram (makan bersama) sambil menikmati indahnya panorama alam nan asri. Tarif masuk Rp 2.500 (tarif bisa berubah sewaktu-waktu). Pulang dari curug ini jangan lupa membeli oleh-oleh wajit khas Cililin.
Saturday, January 7, 2017
Warung Langit, Tempat kuliner Favorit Dekat Tebing Keraton
Warung Langit, Tempat kuliner Favorit Dekat Tebing Keraton
Tidak lengkap rasanya bila berkunjung ke tempat wisata Dago Pakar Maupun Tebing Keraton kalau tidak mampir dulu ke tempat kuliner yang satu ini. Adalah tempat kuliner warung tempat menyajikan pemandangan kota Bandung dari perbukitan. Bagi Anda yang senang ngagowes sepeda bareng teman-teman, bisa menjajal menyumbangi tempat kuliner yang pas buat menikmati keindahan alam Bandung Utara ini.
Dari spot tempat kuliner yang berdiri pada 10 April 2016 ini, ketinggian 750-1200 mdpl, pengunjung bisa menikmati Bandung Citylight yang jadi salah satu daya tari warung ini. Apalagi bila anda berkunjung pada malam hari view Bandung dari ketinggian sungguh mempesona. Warung Langit bisa buka pada pukul 9 pagi hingga 10 malam.
Bahan-bahan masakan alami
Ciri yang diusung tempat kuliner ini adalah bahan atau komposisi makanannya yang herbs, yaitu semua herbal segar yang tentunya menyehatkan. DI warung langit ini pengunjung bisa menikmati berbagai macam kuliner yang bahan-bahanya diambil dari kebun yang ada di warung Langit sendiri. Ciri khas hidangan dari warung langit, selain bahan dasar yang terdapat dari kebun sendiri, hidangannya pun terbebas dari bahan-bahan berbahaya lainnya seperti pengawet, MSG, dan lainnya.
Warung langit sendiri mempunyai tagline "Untuk Makan Berkesadaran" karena makan itu mesti disadari dengan kesadaran bukan kemauan. Hal ini karena jika kita mengikuti kemauan, akan kembali lagi pada pila makanan yang tidak sehat atau tidak diinginkan. Menu makanan andalan yang ada di Warung Langit ini ada bala-bala bayam sebagai cemilannya juga tersedia ayam asap dan tuna asap sebagai makanan beratnya. Makanan yang ada di warung langit ini dibanderol antara Rp 10.000 - Rp 40.000
Sedangkan minuman yang menjadi andalan Warung Langit ini adalah Lemon Mint. Selain Lemon Mint juga, di sini tersedia juga berbagai jenis teh dan kopi, yang bahan dasarnya pun diambil dari kebun Warung Langit sendiri. Minuman yang ada di warung Langit ini dibanderol Rp 10.000 - Rp 20.000. Menu lainnya ada nasi goreng, pisang goreng, pisang bakar, hingga bandrek buhun.
Akses ke warung langit
Untuk menuju warung langit ini bisa ditempuh melalui dua akses. Yang pertama bisa melalui jalan utama yakni jalan Ciburial bisa juga jalan Hutan Raya (arah Tebing Keraton). Warung Langit ini buka setiap hari Sening-Minggu dari pukul 08.00-22.00.Adapun kapasitas dari warung langit ini bisa menampung sekitar 160 orang pengunjug.
Warung langit ini juga berencana untuk menambah objek wisata edukasi farming, yakni Kebon Langit, yang bertemakan kebon kaulinan dalam bahasa Indonesia itu yakni kebun bermain.
Warung Langit
Jl Cibengang Tengah, Ciburial,
Cimenyan, Kab Bandung
Kontak 0878-2362-7857 (Kang Asep)
Thursday, January 5, 2017
Curug Cinulang
Curug Cinulang
Di Curug Cinulang
Bulan bentang
narembangan
Hawa-hawar aya
tembang
Tembang asih,
tembang kedeudeuh duaan
...
(Di Curug Cinulang
bulan bintang memperlihatkan diri.
Sayup-sayup ada
tembang/lagu.
Tembang kasih,
tembang cinta kita bedua)
Itulah arti dari
penggalan lirik pop suda "Curug Cinulang" yang dinyanyikan Yayan
Jatnika (keponakan legenda pop Sunda alm. Darso). Lagu ini di masyarakat Jawa
Barat sangat populer. Lagu tersebut mengisahkan bagaimana Curug Cinulang yang
terletak di ujung Bandung timur merupakan tempat wisata tersembunyi yang
pengelolaannya belum dimaksimalkan. Air terjun ini terletak di perbatasan
antara Kabupaten Bandung dan Kabupaten Sumedang. Terletak di desa Sindulang,
Kecamatan Cimanggung, Kab. Sumedang. namun, orang lebih mengenal curug ini
merupakan salah satu favorit di Bandung Timur. Hal ini karena akses jalan yang
bisa ditempuhnya dari Kabupaten Bandung.
Nama Sebenarnya
"Curug Sibdulang" namun entah kenapa biasa disebut "Curug
Cinulang". Ini kasusnya sama seperti "Situ Patenggang" di
Ciwidey yang sebanrnya nama asli wisata ini "Situ Patengan". Air
terjun nan eksotis ini berada di kawasan hutan lindung Gunung Masigit Kareumbi.
Gunung Kareumbi dikenal sebagai wanawisata untuk berbeuru. Curug ini mempunyai
dua terjunan air yang ketinggiannya hampir sama, yakni 50 m. Air terjun yang
pertama adalah air terjun 'utama' yang aliran airnya cukup deras. Sedangkan air
terjun kedua berada sekitar 5 m di sebelahnya dengan debit air yang tidak
sebesar air terjun pertama.
Jika anda
berkunjung ke sini akan merasakan bagaimana rasanya cipratan air yang dingin
menerpa tubuh kita. Apalagi saat debit air besar /musim hujan terasa banget
cipratan airnya. Di sini anginpun lumayan kencang. Untuk itu, kadang ada
pengunjug pakai jas hujan. Tapi, bagi para penggemar sensasi alam, rasanya
lebih asik berbasah-basahan di bebatuan besar. Maka untuk penggemar selfie kudu
hati-hati akan kamera atau handphone anda. Jangan sampai basah kena cipratan
atau nyemplung ke aliran air. Tips lainnya bawa baju ganti saja karena
dipastikan Anda akan tergoda untuk basah-basahan.
Untuk menuju ke
kawasan ini Anda ambil jalur arah ke Garut, tepatnya di Paramon alias Jalan
Parakan Muncang Cicalengka. Berjarak sekitar 38 km dari kota Bandung ke arah
timur, anda bisa melalui jalan tol Cipularang keluar pintu tol Cileunyi. Ambil
ke araj jalan Bandung-Garut/Tasikmalaya. Sekirat kilometer 11, di daerah dekat
jembatan ada papan petunjuk menuju ke lokasi wisata Curug Cinulang, (jembatan
persimpangan Desa Cikopo), Anda ambil kiri bawah jembatan, dari sini jarak
lokasi Curug Cinulang sekitar 8 km dengan rute jalan menanjak
berkelok-kelok.
Anda akan sampai
di daerah kampung Dampit, di sanalah lokasi wisata air terjun ini berada (dekat
pondok wisata Aki-Enin). Oh, ya sepenjang perjalanan anda bakal menemukan view
yang sangat bagus melihat dataran tinggi Bandung Timur sangat cocok buat
berfoto-foto. Spot yang cocok untuk melihat pemandangan ini ada di
kawasan Bukit Candi. Jadi, saat perjalanan ke Curug Cinulang Anda bisa rehat
sejenak di pinggir jalan buat mengabadikan keindahan Bandung dari ketinggian.
Lebih atas, di dekat arah Curug Cinulang sendiri banyak pemandangan sawah yang
sangat indah untuk diabadikan. Di sini pun kadang ada penjual jagung bakar.
Setiap minggu pagi biasa ada gelaran pasar rakyat.
Bagi yang
menggunakan kendaraan umum bisa ditempuh dari terminal bus Cicalengka dengan
mengambil jurusan Cicalengka-Sindulang-Sindangwangi. Anda pun bisa memakai
kereta api yang berhenti di stasiun Cicalengka. Ojekpun tersedia di
persimpangan jalan Bypass Cicalengka. Rute lainnya bisa memakai jalur dari
Kabupaten Sumedang yang nantinya terhubung ke wilayah Parakanmuncang. Dari sana
selanjutnya bisa memilih kembali ke kota Bandung melalui Jalan Raya Rancaekek
atau melalui Jalan Raya Tanjungsari.
Saat sampai
lokasi, anda parkirkan saja kendaraan di dekat tempat pembelian karcis. Dari
area masuk diteruskan dengan berjalan kaki melewati undakan sekitar 100 meteran
dan akhirnya anda akan sampai ke lokasi air terjun. Di sana kondisinya juga
berundak-undak. Hati-hati saja saat berjalan karena tanahnya leueur (licin).
Untk ngaso sebentar, di dekat air terjun ada saung-saung plus penjual makanan
dan minuman. Anda bisa menikmati keromantisan curug ini sambil memotret air
terjun dari atas. Atau jika ingin lebih asyik bisa turun dan memotret dengan
berdiri di batu-batu besar di jembatan.
Saturday, December 31, 2016
Wisata Bersepeda di Kota Bandung dengan Smart Bike Sharing
Wisata
Bersepeda di Kota Bandung dengan Smart Bike Sharing
Dengan gaya
khas banyolannya, Walikota Bandung Ridwan Kamil bewara kepada para followersnya
di akun instagram yang dikelolanya. Menampilkan foto mojang geulis sebagai
ilustrasinya, Kang Emil menuliskan Captain :
Di kota
Bandung, saat ini sudah mulai dipasang Smart Bike Sharing di 30 lokasi di pusat
kota, seperti halnya kota-kota progresif dunia yang makin mengedepankan sepeda
nebgurangi mobil/motor. Semoga kota kami makin sehat dan manusiawi. Nuhun.
*btw, saya sudah tau lah apa yang akan kalian tanyakan wahai jejaka tunaasmara.
Kang Emil
berharap dengan program tersebut kota Bandung semakin sehat dan manusiawi.
Inilah alternatif layanan alat transportasi murah plus menyehatkan yang bakal
dihadirkan di kota kembang. Layanan ini pun bisa dimanfaatkan oleh para
wisatawan yang ingin berkeliling pusat kota Bandung sambil ngagowes.
Untuk wisata
bersepeda memang lebih leluasa, terutama di jalur-jalur pusat kota. Misalnya,
bila wisatawan berkeliling dengan sepeda di kawasan Balai Kota, bisa
berkeliling ke jalur Taman Vanda, Dago Bawah atau kawasan Alun-Alun. Bila
bersepeda di kawasan lapangan Gasibu, bisa sekalian mengayuh ke Taman Lansia,
Museum Geologi, Monumen Perjuangan, atau kawasan jalan Banda dan jalan Riau.
Sewa dan
Smatcard
Bike Sharing
alias sewa sepeda dengan sewa tidak lagi menggunakan cara manual tetapi
menggunakan smartcard alias kartu pintar. Untuk tahap awal, sudah ada 30 titik
smart bike sharing (penyewaan sepeda) di kota Bandung. Untuk biaya penyewaan
diusahakan semurah mungkin. Dalam kajian sementara biaya sewa sekitar Rp 3.000
per jam.
Dengan
semakin banyak jumlah halte bike sharing diharapkan dapat mengurangi kemacetan
di Kota Bandung. Untuk mendukung program tersebut, Pemkot juga telah bekerja
sama dengan puluhan hotel untuk menyediakan sepeda bagi wisatawan yang datang
di kota Bandung.
Digunakan
Sekitar Maret 2017
Dalam
aplikasinya, penggina yang akan menyewa sepeda harus registrasi kartu, deposit,
dan gunakan sepeda yang diswa tersebut. Namun, tampaknya para calon pengguna
harus sedikit bersabar karena smart bike sharing ini belum bisa digunakan
karena harus menunggu lelang operator baru akan dilakukan pada bulan Januari
2017. Jadi, tunggu sekitar bulan Februari 2017.
Adapun 30
titik halte bike sharing ini memang ditempatkan di pusat kota seperti jalan
LLRE Marta dinata (Jl Riau) depan Taman Pramuka, Jl Wastu Kencana (depan masjid
Al Ukhuwah), kawasan Gasibu, Taman Vanda, Dago serta lokasi-lokasi lainnya.
Bakal ada 10 sepeda yang disediakan per titik. Sementara untuk 30 titik yang
menjadi target awal akan dipasang 350 unit sepeda. Sepeda-sepeda tersebut
didatangkan dari Tiongkok dengan kategori unisex sehingga bisa digunakan lelaki
atau perempuan.
Cara
penggunaan sepeda sewa berbasis smatcard
Sementara
dilainsir dari dailysocial,id, konsep bike sharing dikembangkan oleh Banopolis
yang menawarkan konsep bike sharing berbayar di kota Bandung dengan harapan
membantu pemerintah mengurangi kepadatan lalu lintas.
Sistem bike
sharing Banopolis, yang disebut Boseh, merupakan bentuk kerjasama Banopolis dan
PT LEN industri yang ditunjuk Pemerintah Kota Bandung untuk merealisasikan
impian besar ini. Cikal Bakal Banopolis dimulai tahun 2012 ketika sejumlah anak
muda merintis ide serupa dengan modal dana CSR dan bantuan Ikatan Alumni ITB.
Adapu langkah-langkah
penggunaan sewa sepeda berbasis smatcard yang dijelaskan dalam facebook
Banopolis, urutannya sebagai berikut
1. Datangi
stasiun bike sharing terdekat dari lokasi Anda
2. Lakukan
transaksi dengan menggunakan kartu member (NFC smatcard) ikuti petunjuk pada
layar
3. Ambil
sepeda pada docking yang terpilih. Tekan tombol pada docking saat sudah
menyala, lalu lepaskan sepda dari docking-nya.
4. Kendarai
sepda menuju jalan raya. Trotoar memungkinkan untuk dilalui sepda, namun ingat
selalu untuk lebih mengutamakan penyandang disabilitas dan pejalan kaki.
5. Kendarai
sepeda ke tempat tujuan atau persinggahan. Jika ingin menyambung perjalanan
dengan menggunakan moda lain seperti TMB atau angkot, carilah stasiun yang
terekat dengan shelter TMB atau angkot yang dituju.
6.
Kembalikan sepeda ke stasiun yang terdekat dengan tempat tujuan atau
persinggahan Anda.
7. Taruh
sepeda ke docking manapun yang kosong, kemudian lakukan proses logot pada
konsol terminal.
Thursday, February 25, 2016
Taman Wisata Ini Memiliki Konsep Siksa Neraka
Taman Wisata
Ini Memiliki Konsep Siksa Neraka
Mengusung
konsep diorama neraka yang sangat menyeramkan. barangkali kamu akan berfikir
dua kali jika hendak mengunjungi teman wisata bernama Wang Saen Suk di
Thailand. Saat kamu masuk kekawasan ini kamu akan langsung disambut dengan tulisan
‘Welcome to Hell’.
Masuk
kedalam kamu bakalan menjumpai beragam patung-patung yang menggambarkan siksaan
saat di neraka. Seperti digergaji, ditombak dan berbagai penyiksaan lainnya
dilengkapi dengan ekspresi kesakitan yang sangat luar biasa.
Semakin
masuk kedalam kamu bakalan menemukan patung-patung dengan siksaat yang lebih
mengerikan.
Taman Wang
Saen Suk ini dibuat oleh umat Buddha yang konon juga mempercayai adanya neraka
sebagai tempat penghukuman manusia setelah mati. Saking mengerikannya taman ini
bukan hanya membuat takut para turis bahkan juga membuat warga setempat takut.
Dalam ajaran
Buddha sendiri memaga mengajarkan ada empat dosa yang nantinya bakalan
mendapatkan hukuman berat saat sudah mati. Kempat dosa tersebut adalah berzina,
minum-minuman keras, berjudi serta melanggar norma-norma kehidupan.
Taman ini
sengaja dibangun untuk mengingatkan betapa beratnya hukuman yang akan dilakukan
oleh setiap oranga tas ke empat dosa-dosa tersebut sesama hidup. Memasuki
kawasan wisata Wang Saen Suk, turis hanya dikenakan biaya sukarela.
(liputan6.com)
Friday, January 22, 2016
BERPETUALANG KE RAJA AMPAT PAPUA
BERPETUALANG KE RAJA AMPAT PAPUA
Kepulauan Raja Ampat merupakan fenomena yang benar-benar alami dengan keanekaragaman hayati yang sangat lengkap. Pada 2003, Raja Ampat dipecah dari Kabupaten Sorong. Kabupaten berpenduduk 31.000 jiwa ini memiliki 610 pulau (dengan 35 pulau berpenghuni) dengan luas wilayah sekitar 46.000 km2, 6.000 km2 berupa daratan, 40.000 km2 lagi lautan. Pulau-pulau yang belum terjamah dan lautnya yang masih asri membuat wisatawan terutama wisatawan asing langsung terpikat. Mereka seakan ingin menjelajahi eksotisme perairan di “Kepala Burung” Papua itu.
Akomodasi di Raja Ampat
Jika ingin menuju Raja Ampat dari Bandara Domine Eduard Osok di Sorong Anda dapat menuju ke pelabuhan kemudian menyewa kapal. Untuk menuju Raja Ampat dari Sorong ada dua kapal yaitu dengan rute Sorong Waisai. Yaitu speedboat harga tiketnya 120.000 per orang dan memerlukan waktu 3 jam perjalanan. Apabila anda menginginkan yang lebih murah, anda dapat menggunakan kapal kayu yang harga tiketnya hanya 70.000 per orang dengan waktu perjalanan sekitar 5-6 jam perjalanan dan sangat tergantung besarnya ombak.
Di Sorong terdapat banyak hotel bagus berbintang dua dan tiga yang menyediakan makanan dengan nasi dan lauk-pauk beragam. Para wisatawan domestik yang ingin tetap menginap di Sorong karena fasilitas tersebut bisa melakukan perjalanan satu hari tanpa perlu menginap di Waisai (salah satu kota di Raja Ampat).
Anda sebaiknya membeli perbekalan terlebih dahulu apabila akan menyeberang ke Raja Ampat. Karena harga bahan makanan di kota Sorong lebih murah jika dibandingkan dengan di Raja Ampat.
Untuk anda yang berbudget rendah di Waisai, Pulau Waigeo, ibu kota Raja Ampat, Anda dapat menginap di hotel-hotel dengan harga Rp 300.000-Rp 400.000 per malam. Sedang untuk keperluan diving dan eksplorasi berlayar ke pulau-pulau Raja Ampat, Anda bisa menyewa perahu penduduk asli disana.
Jika menginap di Sorong, Anda perlu menyewa speedboat dengan tarif sekitar Rp 8 juta per hari dengan kapasitas 20 orang per kapal. Jika ingin berhemat Anda harus mengumpulkan 20 orang sehingga cukup patungan Rp 400 ribu per orang supaya bisa berlayar ke Raja Ampat selama 12 jam penuh pada siang hari.
Beberapa resort di Raja Ampat yang biasa disinggahi bule yang menyediakan pelayanan dengan standart internasional, diantaranya:
1.Kri Eco Resort
2.Sorido Bay Resort
3.Misool Eco resort
4.Raja Ampat dive lodge
Wisata Raja Ampat
Sebagai Kepulauan Raja Ampat memiliki empat pulau utama, pegunungan dan ratusan pulau-pulau kecil di sekitarnya, Anda mungkin sangat tertarik mengambil kesempatan ini untuk mengeksplorasi. Selain itu, daerah Karst merupakan fenomena alam yang indah dan asli, karena memiliki aneka flora dan fauna yang unik. Beberapa hal yang dapat dilakukan di Raja Ampat:
Berlayar mengelilingi pulau-pulau yang eksotis
1.Bermain Kayak
2.Mengunjungi Burung Cendrawasih
3.Menikmati pulau-pulau sekitar Pulau Wayag Karst
4.Menjelajahi gua-gua kelelawar
5.Membuat patung kayu Anda sendiri dipandu oleh seorang dari suku Asmat
6.Memancing menggunakan teknik tradisional Papua
7.Trekking untuk menemukan air terjun
8.Memberi makan kus-kus
9.Snorkeling
10.Menyelam di Raja Ampat
Kepulauan Raja Ampat merupakan tempat yang sangat berpotensi untuk dijadikan sebagai objek wisata, terutama wisata penyelaman. Perairan Kepulauan Raja Ampat menurut berbagai sumber, merupakan salah satu dari 10 perairan terbaik untuk diving site di seluruh dunia. Bahkan, mungkin juga diakui sebagai nomor satu untuk kelengkapan flora dan fauna bawah air pada saat ini. Terumbu karang di laut Raja Ampat dinilai terlengkap di dunia. Dari 537 jenis karang dunia, 75 persennya berada di perairan ini. Ditemukan pula 1.104 jenis ikan, 669 jenis moluska (hewan lunak), dan 537 jenis hewan karang.
Kapan waktu terbaik untuk menyelam di Raja Ampat. Waktu Diving di Raja Ampat dapat dilakukan sepanjang tahun. Karena jumlah penyelam yang datang ke daerah terpencil ini sangat sedikit, jadi tidak ada “high season”. Beriklim tropis dengan udara panas dan lembab. Cuaca cerah sepanjang tahun dengan beberapa hari hujan. Dari bulan Mei sampai September, biasanya hujan lebih sering.
Kondisi untuk Scuba Diving
Kondisi biasanya sangat baik. Suhu air sekitar 28 ° C sepanjang tahun. Visibilitas yang lumayan dari 10 sampai 30 meter, semua tergantung masing-masing situs yang akan diselami. Kedalaman berkisar antara 10 m sampai 40 m dan penyelaman cukup mudah untuk mengekplorasi namun karena keterpencilan pulau-pulau, destinasi ini lebih cocok untuk penyelam yang berpengalaman. Jumlah lokasi penyelamanan yang masih belum diketahui pasti karena sebagian besar bagian dari Kepulauan Raja Ampat masih belum dieksplorasi.
Tempat menyelam yang paling terkenal adalah yang berikut:
1.Manta Ridge
2.Cape Kri
3.Manta Sandy
4.Cross Wreck
5.Fabiacet
6.Farond Island
7.Jef Fam Group
8.Kaleidoscope
9.The passage
10.Mike’s Point
11.Melissa Point
12.Sel Pele Bay
Snorkeling di Raja Ampat
Jika anda belum bisa menyelam, anda dapat snorkling di beberapa spot wisata. Raja Ampat menawarkan kesempatan snorkeling yang sangat baik dengan banyak taman karang yang luar biasa dan dangkal. Misalnya, di depan Kri Eco resort, dan Sorido Bay Resort, ada rumah karang yang luar biasa untuk dieksplorasi di mana Anda dapat menemukan karang yang luar biasa, kura-kura dan hiu karang yang masih remaja!
PANTAI SENGGIGI
Pantai senggigi adalah sebuah destinasi wisata yang tersohor di sebelah barat pesisir Pulau Lombok. Dengan garis pantai panjang dan panorama bawah lautnya yang menawan. Air laut Pantai Senggigi begitu jernih dan bersih, bahkan Anda dapat melihat langsung kawanan ikan yang berenang dengan bebasnya di laut Senggigi.
Pantai sengigi merupakan salah satu primadona tempat wisata yang masuk ke dalam wilayah kabupaten lombok barat yang terletak di pesisir barat pulau Lombok. Pantai Senggigi selalu menjadi tujuan para wisatawan asing maupun lokal yang berkunjung ke lombok. Dari ketinggian kita dapat melihat keindahan pemandangan garis pantainya yang panjang dengan perpaduan warna pasir putih dan hitamnya.
Pantai Senggigi Lombok
Dengan garis pantai yang panjang tersebut, Pantai Senggigi Lombok menyuguhkan gradasi warna pasir pantai dari hitam ke putih. Air lautnya memiliki ombak yang tidak besar, jernih, dan bersih. Ada banyak alasan yang membuat Pantai Senggigi di Lombok menjadi salah satu tempat wisata favorit di kalangan penikmat perjalanan mancanegara. Air laut Pantai Senggigi begitu jernih dan bersih, bahkan Anda dapat melihat langsung kawanan ikan yang berenang dengan bebasnya di laut Senggigi.
Terumbu karangnya yang masih terawat tentunya menyuguhkan pemandangan alam bawah laut yang indah, hal ini membuat Pantai Senggigi menjadi salah satu tujuan snorkeling favorit para wisatawan yang berkunjung kesini. Selain itu garis pantainya yang panjang dengan gradasi warna pasir putih dan hitamnya membuat keindahan pantai ini semakin menarik ditunjang dengan ombak yang tenang sangat mendukung anda dalam melakukan aktivitas di tepi pantainya.
Menyelam ke alam bawah laut Senggigi adalah sangat menyenangkan karena Anda akan menemukan keindahan laut yang alami. Anda dapat menyewa peralatan snorkeling di lokasi pantai, tak jauh dari gerbang pintu masuk Pantai Senggigi.
Wisatawan yang datang ke pantai ini lebih senang menghabiskan waktunya dengan berjemur, berenang, snorkeling, atau sekedar bermain-main di tepian pantai. Liburan ke Senggigi Lombok mampu menghadirkan pengalaman wisata yang diyakini akan membuat Anda rindu untuk mengunjunginya kembali.
Akses menuju ke Pantai Senggigi
Letak Pantai Senggigi tidak jauh dari pusat kota mataram dengan lama perjalanan dapat anda tempuh kurang lebih 15-20 menit. Transportasi umum di pulau lombok secara umum masih terbilang kurang lengkap dan terkesan kuno.
Untuk anda yang tidah membawa kendaraan pribadi, cara termudah untuk menuju pantai senggigi adalah dengan taksi ataupun mobil sewaan karena selain transportasi itu anda hanya akan mendapati cidomo (kendaraan dengan penggerak utama kuda), ojek dan engkel (semacam truk berkabin lorong). Dari Bandara Internasional Lombok Selaparang, anda bisa menggunakan Bus Damri yang sudah tersedia di Bandara atau menggunakan taksi yang ber-argo resmi.
Senggigi Lombok
Senggigi adalah pusat hiburan dan kehidupan malam terdekat dengan pusat kota mataram. Di tempat ini jugalah anda dapat menemukan berbagai macam hotel dari kelas bawah sampai kelas atas. Anda tidak perlu khawatir soal makanan dan minuman di tempat wisata ini. Pantai Senggigi Lombok adalah salah satu tempat wisata sarana dan prasarananya lumayan lengkap, baik dari aneka hotel dan penginapan, resto dan cafe, pub atau diskotik, hingga ke live music.
Jika ingin mencicipi masakan lokal, ada banyak penjual makanan lokal di kawasan Pantai Senggigi, bahkan masakan Padang pun tersedia jika Anda suka.
Saat sore tiba, Anda dapat melepas penat dengan bersantai di tepian pantai sambil menikmati tenggelamnya matahari di Senggigi. Sebuah panorama yang eksotis!
MENDAKI LAWU VIA CETHO
Mendaki gunung lawu, yang terletak di dekat tempat wisata Tawangmangu. Gunung ini ada di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur. Dengan ketinggian 3265 Mdpl, gunung ini sangat menantang untuk dijelajahi. Pendakian Gunung Lawu dapat melewati beberapa jalur, antara lain jalur Cemoro Kandang, Candi Cetho, Tambak ( Jawa Tengah ) serta Cemoro Sewu dan Jogorogo ( Jawa Timur ) itu beberapa jalur yang paling umum dan sering didaki.
Mendaki Lawu via Candi Cetho
Jalur pendakian lain yang dapat dijadikan alternatif saat mendaki ke Lawu adalah jalur pendakian lewat candi cetho. Dengan pesona alam luar biasa serta suguhan sebuah komplek candi..
Candi Cetho adalah sebuah candi bercorak agama Hindu peninggalan masa akhir pemerintahan Majapahit. Laporan ilmiah pertama mengenainya dibuat oleh Van de Vlies pada 1842.
Candi Cetho (Ceto) adalah peninggalan dari abad ke 15 dan merupakan tempat pelarian Brawijaya V dari islamisasi di trowulan. Kampung sekitar yang tedapat di Candi Cetho adalah kampung dengan mayoritas penduduk yang beragama Hindu.
Candi Cetho terletak di ketinggian 1400 mdpl dan secara administratif berada di Dukuh Cetho, Desa Gemeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karang Anyar Jawa Tengah. Desa Gemeng memiliki potensi wisata yang besar karena banyak terdapat candi dan juga pesona kebun teh yang memiliki keunikan tersendiri.
Jalur lawu via candi cetho ini memang jarang didaki oleh karena itu sangat mengasyikkan jika mendaki melewati jalur yang satu ini. Jalur ini jauh lebih sepi dan lebih alami. Jalur pendakian sendiri terdiri dari hutan pegunungan yang heterogen, hutan pinus khas pegunungan, dan sabana yang luas. Seringnya kabut menyelimuti jalur ini menjadikan pemandangan makin eksotis terutama di padang sabana. Tak heran beberapa pendaki menyebut jalur ini sebagai surga tersembunyi Gunung lawu.
Akses Candi Cetho menggunakan angkutan umum
Dari Terminal Tirtonadi Solo menuju ke Terminal Karang Pandan menggunakan Bus jurusan Solo – Tawangmangu ( Rp. 6000- Rp. 10.000). Dilanjutkan dari Terminal Karang Pandang menuju ke Terminal Kemuning menggunakan angkutan desa/bus kecil (Rp. 5000 – Rp. 8000 ). Kemudian dari Terminal Kemuning menuju Candi Cetho naik Ojek (Rp. 10.000 – Rp. 15000). Jika menggunakan angkutan umum sebaiknya Anda memperkirakan waktu eberangkatan, karena jam opersional angkutan pedesaan sangat terbatas. Malam hari angkutan sudah tidak ada yang beroperasi.
Akses lain adalah dengan mencarter mobil atau taxi dari Terminal Tirtonadi Solo menuju Candi Cetho. Harga tergantung negosiasi dengan sopir.
Menuju Candi Cetho
Setelah dari turun dari kendaraan akan terlihat loket penjualan tiket masuk komplek candi. Dari situ pendaki akan langsung disambut jajaran anak tangga menuju komplek Candi Cetho. Dengan menaiki anak tangga tersebut perlahan-lahan hamparan peninggalan candi hindu itu mulai tersingkap. Gapura yang berdiri menjulang dengan anggun di bawah langit akan langsung membawa ingatan kita pada gapura-gapura di Pulau Dewata, Bali.Kawasan ini sangat bersih dan terjaga. Berbagai ornamen bergaya hindu peninggalan masa itu sangat jelas terlihat. Dua buah patung penjaga yang berbentuk mirip dengan patung pra sejarah berdiri membisu di bawahnya. Kawasan candi ini membentang pada sebuah lahan berundak dan dibangun pada akhir kekuasaan Kerajaan Majapahit di bawah pemerintahan Raja Brawijaya V. Di salah satu terasnya terdapat susunan batu dengan pahatan berbentuk matahari yang menggambarkan Surya Majapahit, lambang Kerajaan Majapahit. Candi ini pertama kali ditemukan sebagai reruntuhan batu dengan 14 teras berundak. Namun sekarang hanya tertinggal 13 teras, 9 diantaranya telah dipugar.
Sebagai tempat pemujaan Dewa Siwa, candi ini dihiasi dengan arca phallus yang menjadi symbol Siwa. Terdapat juga patung Brawijaya V serta penasehatnya dan susunan batu berbentuk lingga dan yoni berukuran dua meter. Bangunan utama berbentuk trapesium berada di teras paling atas. Sampai saat ini Candi Cetho masih dipergunakan oleh penduduk sekitar sebagai tempat beribadah. Mereka meletakkan sesajen di arca-arca kemudian naik ke teras tertinggi untuk ritual keagamaan. Harum bunga sesaji dan dupa ditambah dengan kabut yang sering turun menyelimuti area candi memberi kesan mistis.
Menuju Candi Kethek
Keluar dari komplek Candi Cetho melewati jalan setapak kecil Anda akan melewati jajaran warung penjual makanan di sepanjang jalan. Kemudian akan berlanjut menuju hamparan rerumputan yang mulai menanjak. Tak berapa lama komplek Candi kethek akan terlihat. Candi ini berupa bebatuan yang tersusun dan di tengahnya terdapat anak tangga.
Mendaki Gunung Lawu
Persiapan mendaki dimulai dari sini. Jalur mulai sedikit naik, melewati hamparan rerumputan yang di tumbuhi semak dan pohon – pohon yang tidak terlalu tinggi. Melewati perkebunan milik warga kemudian masuk menuju ke hutan. Perjalanan sekitar 1 jam kita akan sampai di sebuah shelter yang terbuat dari anyaman bambu yang kondisinya sudah mulai rusak. Inilah pos I, pendaki tidak disarankan mendirikan tenda disini karena menurut warga setempat rawan longsor.
Setelah istirahat beberapa saat, kita dapat melanjutkan perndakian ke Pos II (Brak Seng). Pendakian ini menyusuri punggungan yang makin lama makin menanjak, walaupun tidak seberapa terjal. Dengan dihiasi tanaman arbei hutan di sepanjang perjalanan. Hutan dijalur ini semakin rapat sehingga perjalanan tidak terlalu panas. Walaupun udara bertiup cukup kering.
Sekitar 45 menit kemudian Pos II sudah mulai terlihat. Berupa sebuah shelter yang mirip gubug yang terbuat dari bambu dengan atap dianyam. Di apit oleh dua buah pohon yang menjulang tinggi, sehingga sangat rindang untuk beristirahat. Di lokasi ini pendaki dapat mendirikan sekitar 2 -3 tenda, jika memutuskan untuk beristirahat.
Perjalanan dilanjutkan melewati hutan yang cukup rapat, dengan tanjakan yang semakin menguras stamina pendaki. Karena bukan jalur yang sering didaki, jalur disini terlihat lebih bersih. Tidak banyak sampah berserakan. Juga minim coretan-coretan diberbagai tempat yang biasanya dilakukan oknum pendaki yang suka iseng. Kira-kira 1 jam kemudian sampailah di Pos III (Cemoro Dowo). Disini terdapat shelter sederhana yang beratapkan seng. Di sini cukup unutk mendirikan 2 – 3 tenda untuk beristirahat.
Pendakian kembali berlanjut dengan tanjakan yang lebih menguras stamina. Dengan pohon-pohon yang menjulang tinggi, dikanan-kiri ditumbuhi akasia gunung. Langkah pendaki mulai pelan menyesuaikan irama detak jantung dan hembusan nafas. Satu jam lebih telah berlalu sampailah pendaki di pos IV (penggik) di apit oleh pohon tinggi menjulang mempersilahkan para pendaki untuk berteduh dan menarik nafas sejenak.
Menuju pos V (Buak Peperangan) jalur mulai sedikit melambung dikarenakan adanya tebing yang menghadang selepas pungungan dari pos IV. Jalur ini didominasi cemara gunung. Perjalanan cenderung landai sampai bertemu tebing yang tidak terlalu tinggi, baru kemudian sampai di hamparan sabana yang cukup luas menuju pos V
Dari pos ini pendaki terus akan melewati sabana, Terdapat sumber air, yaitu Tapak Menjangan yang hanya terisi air saat musim penghujan saja. Sumber air ini terdapat di jalur pendakian. Sabana luas ini berujung di hamparan hutan edelweiss sebelum akhirnya melewati pasar setan yang terdiri dari hamparan batu yang disusun-susun dan vegetasi pohon cantigi.
Hargo Dalem dan Hargo Dumilah
Dari pasar setan ini Hargo Dalem tidak seberapa jauh. Di tempat ini pendaki dapat singgah di warung Mbok Yem yang konon sudah puluhan tahun membuka warung ditempat itu. Dilokasi ini juga terdapat banyak petilasan. Tidak sedikit pula orang yang bersiarah, Sendang Drajat salah satu favorit karena pedaki dapat mengambil air disini, jika tidak kering.
Dari Hargo Dalem ke Puncak Hargo Dumilah hanya memakan waktu kurang dari 20menit. Disini terdapat tugu triangulasi yang menandakan puncak dan ketinggian Gunung Lawu 3.265 mdpl.
DAFTAR NOMOR TELPON POS PERIJINAN GUNUNG DI INDONESIA
Sebelum kamu mendaki gunung-gunung di Indonesia ada baiknya kamu mencari informasi dari pos perijinan setempat atau pecinta alam yang menjaga basecamp serta memiliki akses ke gunung itu agar kamu tau informasi bagaimana status gunung tersebut, bagaimana cuaca terakhir, tarif perijinan, tarif ojeg/angkot menuju lokasi dll. Jangan sampai kamu sudah jauh-jauh ingin mendaki, tetapi ketika sampai lokasi ternyata gunung ditutup, akhirnya gigit jari dan buang waktu serta biaya
Daftar nomor telpon basecamp gunung-gunung Indonesia
Gunung Ciremai
1.Taman Nasional Gunung Ciremai (0232) 6003357
2.Jalur linggarjati – cucu supriatna 085759891011 / 085321978011 marketing@linggarjati.com
3.Jalur Linggasana – guntina 085295810025 yudha 085695500641
4.Jalur palutungan – nana kusna 082115687824 /endul abdullah 085221030093
5.Jalur apuy iding iskandar 085795067448
6. Rian 085294631777
7.Apuy 085864245459 (Pak Ubuh)
Gunung Gede Pangrango
info@gedepangrango.org
Tel/ Fax: +62-263-512776 [office]
Email: booking@gedepangrango.org
Tel/ Fax:+62-263-519415
Gunung Papandayan
1.Erfan 085659135058
2.089661003465 (Kang Zoel)
3.085723531844 (Kang Ade Bayor)
4.Jalur Cisurupan – omik 085793371645 / 0878 2738 2417
Gunung Salak
Jalur kawah ratu – Pak dadang 085724995370
Gunung Cikuray
1.Jalur Pemancar – kang Hendy 081220269190.
2.Dede Rohana 0821 2083 5884
3.Kang Dede 0878 3839 1009
4.Pak Yudi – BASARNAS 08111 39349
5.Jalur Cilawu : 089699835043 – 087827497606 (Kang Ade)
Gunung Slamet
1.Jalur Bambangan – pak sugeng 085726000335
2.mas didin 085726666912
3.Jalur Guci – Mas uceng 085643755398
Gunung Lawu
1.085741307298
2.Jalur Cemoro Sewu – Hasan 085729264379
3.Pak agus 085642072573
4.Jalur Cemoro Kandang : 081575899797
Gunung Sindoro
1.Jalur bansari Crazy – 085876797621
2.081328096081, 08190386023
3.Jalur Kledung – Potenk 085869115403
3.HT :148.790 MHz 081328096081
4.Camp kledung 085643808488
5.Orang desa 085292781090
Gunung Sumbing
1.Jalur Kaliangkrik – P. Lilik Setyawan (Kadus Butuh) 0896-8824-6671
2.085868611446
3.Gunung Merapi
4.Jalur New Selo – Suroto Sheby 085640657456 / +6287835090433,
5.Email: surotosheby@ymail.com
6.Syamsuri 081329266656
7.Mas grandong 085713121271
Gunung Merbabu
1.Jalur selo 085728659968
2.Jalur wekas 082327290278
3.Jalur cuntel 081325757220
4.Pak tono 081325932700
5.GRABUPALA 085740540437
6.Mas Ando 085329720365
7.Jalur Thekelan 085225552130
Gunung Ungaran
1.085729968373,
2.Jalur Bandungan – Arief 081225711243
Gunung Prau (dieng)
1.Basecamp 081229075300
2.Patakbanteng : 08562777105
3.Mujib syafii (mas pii) : 0856 40086004 / +62 852 28283428
4.Mas Barudin 0853 2944 9515
5.Mas Afifi 0858 6893 9535
6.Andi 087700152388
7.Kukuh 08562777105
8.Heru 085642895150
Gunung Semeru
1.TNBTS (0341) 491828; Fax. (0341) 490885
2.Resort Ranupane : 08283930822
3.Samsul 0341787055
4.mahmudin (petugas) 081227920297
5.0341787055 (Mas.Gofur)
Gunung Arjuna – Welirang
1.Jalur tretes 085856052510
2.Junaedi 081554432204
3.Jalur lawang- rudi 081330787722
4.Kantor PANDAAN : 0343 630173
5.Kantor MALANG : 0341 483254
Gunung Argopuro
1.Jalur baderan – pak susiono 08113651015
2.samhaji 082336446256
Gunung Raung
1.KPW Gunung Raung : (0332) 321305 / Hp. 081333862244
2.Jalur kalibaru – ely 087755632664
3.REGGAS- Hilmi 081336367861 & Cak Inung 085859038489
Gunung buthak Blitar
Jalur sirahkencong blitar dan jalur panderman batu malang : Nunung 081555667595
Gunung Rinjani
1.(0370) 27851 (Dephut)
2.(0370) 627764 (Pengelola)
3.085367588494 (Mas Lihun)
Gunung Kerinci
(0748)22250 (Balai Besar TNKS)
Gunung Tambora
082340693138 (Bang Syaiful – base camp desa pancasila)
Wisata Gunung Rinjani
Rinjani, gunung yang memiliki panaroma yang bisa dibilang paling bagus di antara gunung-gunung di Indonesia. Setiap tahunnya (Juni-Agustus) banyak dikunjungi turis mulai dari penduduk lokal, penikmat kegiatan outdoor, pecinta alam dan penikmat alam lainnya.
Gunung Rinjani adalah gunung yang berlokasi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Gunung yang merupakan gunung berapi ketiga tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 3.726 m dpl.
Taman Nasional Gunung Rinjani merupakan perwakilan tipe ekosistem hutan hujan pegunungan rendah hingga pegunungan tinggi dan savana di Nusa Tenggara.
Flora dan Fauna Rinjani
Terdapat satu jenis mamalia endemik yaitu musang rinjani (Paradoxurus hemaproditus rinjanicus), juga terdapat kijang (Muntiacus muntjak nainggolani), lutung budeng (Trachypithecus auratus kohlbruggei), trenggiling (Manis javanica), burung cikukua tanduk (Philemon buceroides neglectus), dawah hutan (Ducula lacernulata sasakensis), kepudang kuduk hitam (Oriolus chinensis broderipii), dan beberapa jenis reptilia.
Potensi tumbuhan yang terdapat di Taman Nasional Gunung Rinjani antara lain jelutung (Laportea stimulans), dedurenan (Aglaia argentea), bayur (Pterospermum javanicum), beringin (Ficus benjamina), jambu-jambuan (Syzygium sp.), keruing (Dipterocarpus hasseltii), rerau (D. imbricatus), eidelweis (Anaphalis javanica), dan 2 jenis anggrek endemik yaitu Perisstylus rintjaniensis dan P. lombokensis.
Mendaki Gunung Rinjani
Selain puncak, tempat yang sering dikunjungi adalah Segara Anakan, sebuah danau kawah di ketinggian 2.000 mdpl.
Ada 2 rute untuk mencapai lokasi:
Desa Senaru : dari Mataram – Bayan – Senaru, ± 82 km (2,5 jam)
Desa Sembalun Lawang : dari Mataram – Selong – sambelia – Sembalun Lawang, ± 140 km (4,5 jam)
Para pendaki biasanya menyukai perjalanan melewati Sembalun, karena rute Sembalun agak panjang tetapi datar, dan cuaca lebih panas karena melalui padang savana yang terik (suhu dingin tetapi radiasi matahari langsung membakar kulit)
Tantangan awal yang mesti ditempuh adalah padang sabana yang luas dan berbukit-bukit. Karakteristik alam ini memberikan pengalaman baru bagi petualang yang biasa mendaki pegunungan di tanah Jawa. Biasanya pegunungan di Jawa lebih banyak menyuguhkan hutan homogen dan heterogen.
Tanah tandus berdebu disertai iklim yang menyengat membuat stamina cepat terkuras. Hanya di beberapa tempat terhampar rumut ilalang yang lebat sebagai makanan lezat bagi lembu-lembu gembala. Di tempat tertentu terdapat pos khusus yang bisa digunakan berkemah dengan mata air dan wc darurat.
Sehabis padang sabana, medan perjalanan terasa semakin berat. Tanjakan terjal dengan jurang menganga mulai hadir di antara rimbunan hutan heterogen. Gunung Rinjani bisa dikatakan aman dari ancaman binatang buas. Burung, monyet yang bergelantungan dan ayam hutan yang kerap dijumpai di hutan.
Setelah menempuh perjalanan sekitar 7 jam, sampailah di pelawangan (punggungan gunung) Sembalun Lawang. Lokasi yang ditumbuhi cemara gunung (Casuarina junghuniana) ini merupakan pos pendakian terakhir sebelum menuju puncak.
Pelawangan Sembalun Lawang terletak persis di lereng penyangga Danau Segara Anakan. Walhasil, sembari istirahat, pendaki bisa sepuasnya menyaksikan keeksotisan danau raksasa yang terbentuk secara vulkanik akibat letusan Gunung Rinjani.
Di danau kita bisa berkemah, mancing (Carper, Mujair) yang banyak sekali. Penduduk Lombok mempunyai tradisi berkunjung ke segara anakan untuk berendam di kolam air panas dan mancing.
Summit attack biasa dilakukan pada jam 3 dinihari untuk mencari momen indah – matahari terbit di puncak Rinjani. Medan perjalanan menuju puncak berat dan cukup berbahaya. Padang pasir, kawah, dan jurang yang seolah tanpa dasar, akan memaksa berpacunya adrenalin selama 3-5 jam perjalanan. karena meniti di bibir kawah dengan margin safety yang pas-pasan. Medan pasir, batu, tanah. 200 meter ketinggian terakhir harus ditempuh dengan susah payah, karena satu langkah maju diikuti setengah langkah turun (terperosok batuan kerikil). Buat petualang – ini tempat yang paling menantang dan disukai karena beratnya medan terbayar dgn pemandangan alamnya yang indah. Anda akan melihat Gunung Agung di Bali, Gunung Ijen-Merapi di Banyuwangi dan Gunung Tambora di Sumbawa terlihat jelas saat cuaca bagus di pagi hari. Untuk mendaki Rinjani tidak diperlukan alat bantu, cukup stamina, kesabaran. Biasanya angin bertiup cukup kencang.
Mitos dan Legenda Danau Segara Anakan
Bagi suku Sasak, Danau Segara Anakan dianggap tempat sakral yang harus dijaga kesuciannya. Danau berwarna hijau dan biru itu, digunakan pula sebagai tempat ziarah dan peribadatan umat Hindu, Islam Wettu Telu (sinkretisme Islam-Hindu) serta kepercayaan pada Tuhan Yang Maha Esa.
Maka tak perlu heran, bila mencium asap dupa atau menemukan kembang sesaji di sekitar tepian danau. Selain itu, Suku Sasak sangat menghormati tempat persemayaman Dewi Anjani ini, yang dipercaya sebagai penguasa tertinggi alam gaib Gunung Rinjani ini.
Air danau yang berasa kesat, akibat campuran air tawar dan air belerang ini, diyakini sebagai obat ampuh untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Percaya atau tidak, nyatanya keadaan ini menyebabkan tumbuhnya kearifan budaya lokal untuk menjaga kelestarian lingkungan dan menghindari eksploitasi sumber daya alam.
Terlepas dari semua itu, para pendaki akan merasa dimanjakan alam. Untuk melemaskan otot yang tegang, kita bisa berendam air panas seharian di beberapa kolam belerang alami. Walaupun dijadikan tontonan puluhan monyet liar yang bertaring tajam. Pendaki perlu juga mewaspadai monyet – monyet yang berkeliaran di sini karena terkadang mereka mencuri barang – barang bawaaan pendaki.
Keseluruhan perjalanan dapat dicapai dalam program tiga hari dua malam, atau jika hendak melihat dua objek lain: Gua Susu dan gunung Baru Jari (anak gunung Rinjani dengan kawah baru di tengah danau) perlu tambahan waktu dua hari perjalanan.
Green Canyon Pangandaran
Green Canyon atau yang bernama asli Cukang Taneuh (Jembatan Tanah) adalah sebuah objek wisata yang merupakan aliran sungai Cijulang yang diapit oleh dua dinding bukit berbatu dan ditutup oleh rerimbunan pohon. Aliran sungai yang berwarna hijau tosca nan eksotis ini menuju sebuah goa.
Objek wisata Green Canyon terletak di Desa Kertayasa, Kecamatan Cijulang, Ciamis – Jawa Barat. Berjarak sekitar 130 km dari kota Ciamis atau sekitar 31 km dari Pangandaran.
Bagaimana ke Green Canyon
Dari Jakarta dengan mobil dapat lewat Bandung menuju Tasikmalaya. Dari Tasik, ada dua jalur yang bisa ditempuh, yaitu melalui jalur timur melewati Kota Tasik, Ciamis, Kota Banjar, Pangandaran, Parigi lalu Cijulang. Atau lewat jalur selatan melewati Kota Tasik, Cipatujah, Cikalong, Cimanuk lalu Cijulang. Meskipun lebih pendek rute jalur selatan tidak disarankan. Karena aktivitas truk pengangkut pasir besi mengakibatkan jalur selatan rusak parah dan membuat perjalanan lebih lama.
Jika kamu menggunakan kereta api kamu dapat menuju stasiun Sidareja, kemudian lanjut menggunakan bis lokal menuju terminal Pangandaran.
Objek wisata Green Canyon dimulai dari dermaga Ciseureuh. Ditempuh dengan menggunakan perahu tempel atau kayuh yang banyak tersedia di sana. Jarak antara dermaga dengan lokasi Green Canyon bisa ditempuh dalam waktu 30-45 menit. Sepanjang perjalanan kita akan melewati sungai dengan air berwarna hijau tosca. Mungkin dari sinilah nama Green Canyon berasal.
Perahu adalah satu-satunya transportasi dari dermaga menuju Green Canyon, Anda bisa menyewa perahu Rp 125.000 untuk enam orang. Datanglah bersama rombongan/berpatungan dengan orang lain agar biaya sewa perahu bisa lebih hemat.
Objek Wisata Green Canyon
Petualangan dimulai menuju mulut Green Canyon saat jeram dengan alur yang sempit yang sulit dilewati oleh perahu dengan air sangat jernih berwarna hijau-biruan. Keistimewaan Objek Wisata Green Canyon kamu dapat naik perahu menyusuri indahnya alam disekitar sungai Green Canyon, dan jernihnya aliran sungai yang memiliki kedalaman 5 Hingga 10 meter dengan rimbunnya dedaunan di sekitaran sungai Green Canyon, sembari melihat pemandangan sambil melaju di atas perahu.
Petualangan ini melalui cekungan dinding terjal di kanan kiri aliran sungai. Dinding-dinding untuk menyajikan keindahan tersendiri, yang paling unik berbentuk menyerupai sebuah gua yang atapnya sudah runtuh. Selain itu di bagian atas beberapa kali pengunjung akan melewati stalaktit-stalaktit yang masih dialiri tetesan air tanah. Alur aliran sungai ini cukup panjang dan dimanfaatkan juga untuk berenang dan kegiatan Body Rafting, kegiatan ini biasa disebut dengan Semi Body Rafting, kamu dapat berpetualang dengan deras dan jernihnya Sungai Green Canyon, terlihat pula beberapa air terjun kecil di bagian kiri kanan yang begitu menawan. Jika diteruskan berenang maka pengunjung akan sampai pada ujung jalan, di mana terdapat gua yang dihuni oleh banyak kelelawar.
Akhir ujung sungai Green Canyon sampailah ke Batu Payung kurang lebih batu ini menyerupai payung kamu dapat melompat ke air dari atas batu Payung tersebut. Green Canyon akan menjadi surga tersendiri bagi yang suka menyelam. Tinggal membawa beberapa alat selam, pemandangan menakjubkan cekungan-cekungan di dalam air siap untuk ditelusuri dan dinikmati, lengkap dengan beragamnya ikan-ikan yang menghuni tempat ini.
Waktu Terbaik ke Green Canyon
Jika akhir pekan tiba obejk wisata ini dipastikan penuh, sebaiknya datang agak pagi. Green Canyon buka dari pukul 07.30 hingga 16.00 WIB. Hindari ke destinasi ini saat musim hujan. Karena besar kemungkinan Green Canyon ditutup akibat debit air yang meningkat. Waktu terbaik adalah pada saat musim kemarau, karena air sungai akan berwarna hijau jernih dan lebih tenang.
Jika akan ke Green Canyon, sebaiknya siapkan uang tunai yang cukup. Bank atau ATM tidak tersedia di lokasi ini. Untuk ATM, tempat penginapan dan fasilitas akomodasi yang lengkap bisa Anda dapatkan di Pangandaran.
SITU LEMBANG – WISATA ALAM BUMI PARAHYANGAN
Wisata Alam di Lembang bumi parahyangan tidak pernah surut. Banyak lokasi wisata yang sangat memukau dan eksotis untuk diekplorasi. Kawasan dataran tinggi ini seolah menjadi magnet dan daya tarik tersendiri bagi setiap orang untuk menikmatinya untuk sekedar berlibur ataupun bersantai, termasuk salah satunya objek wisata Situ Lembang Bandung.
Situ Lembang Bandung adalah sebuah situ/danau buatan yang terletak di Lembang tepatnya di desa Kertawangi, kecamatan Cisarua. Situ lembang terletak di antara kaki Gunung Tangkuban Perahu dan kaki Gunung Burangrang. Di bangun pada jaman kolonial Belanda awal abad ke-20, tepatnya di tahun 1912. Menurut cerita Situ lembang awalnya adalah sebuah kaldera atau cekungan dari letusan Gunung Sunda purba sekitar 2-3 juta tahun yang lalu.
Situ Lembang Bandung bersumber dari hulu Sungai Cimahi ditambah dari beberapa mata air di sekitarnya. Salah satu mata airnya berasal dari sebelah barat daya yang mengalir deras. Masyarakat sekitar menyebutnya hulu cai yang kemungkinan berasal dari resapan Gunung Burangrang. Situ Lembang memang menjadi penampung air terbesar di kawasan Bandung utara. Dari situ, airnya disalurkan kembali ke Sungai Cimahi dengan Curug Cimahi-nya.
Dengan hutan alami yang mengelilinginya, kawasan ini dulunya hanya sebagai hutan produksi. Sekarang situ lembang lebih berfungsi ke arah rekreasi. Masyarakat setempat, terutama yang tinggal di kaki Gunung Burangrang, senantiasa menjadikan Situ Lembang sebagai tempat memancing ikan.
Pesona Wisata Situ Lembang
Situ Lembang, selain menawarkan wisata air berupa danau atau situ yang airnya sangat bersih, jernih dan indah, di kawasan wisata danau ini kamu juga akan disuguhi panorama alam yang sangat luar biasa, dimana di sekitar kawasan ini ditumbuhi dengan pohon-pohon pinus yang besar dan berusia tua, sehingga akan menambah keeksotisan serta kesejukan kawasan wisata lembang ini. Dengan suhu udara berkisar 15-25 derajat, Situ lembang yang terletak di atas dataran tinggi dengan ketinggian 1.570 mdpl, yang menawarkan keindahan alam khas wisata lembang Bandung.
Apa saja aktifitas yang bisa dilakukan di Situ Lembang Bandung? Memancing mungkin jadi salah satu aktivitas yang menarik, karena danau ini memiliki berbagai jenis ikan. Kamu juga bisa juga berkemah di Situ Lembang serta berpetualang. Namun jika hanya ingin sekedar bersepeda atau merilekskan pikiran dengan menikmati kawasan hutan yang benar-benar yang masih alami dan terjaga keindahannya, itu juga sah-sah saja. Di Situ Lembang Bandung, banyak sekali penjual berdagang makanan dan minuman jadi kamu tak perlu khawatir lagi akan kelaparan.
Rute Menuju Situ Lembang
situ lembangWalaupun rute yang harus ditempuh agak jauh. Jika kamu berminat mengunjungi lokasi wisata di Situ Lembang, ikuti petunjuk ini. Dengan mengendarai transportasi umum dari kota asalmu menuju terminal/stasiun terdekat di Bandung, dari tempat itu kamu bisa menuju pertigaan Setiabudi-Ledeng-Sersan Bajuri menggunakan angkot. Kemudian setelah turun tempat itu, kamu pindah angkutan kota lagi jurusan Ledeng-Parongpong. Sesampainya di parongpong, naiklah angkutan kota jurusan Parongpong-Cisarua-Cimahi lalu turunlah di Gerbang Komando. Dari Gerbang Komando dapat diteruskan dengan naik jasa ojeg menuju wisata Situ Lembang.
Jika naik mobil Situ Lembang bisa diakses dari Kampung Kertawangi, Kecamatan Parompong – Lembang. Jika kamu berangkat dari Lembang kamu dapat mengambil jalur Lembang-Cimahi lewat curug Cimahi, sekitar 2 km setelah Universitas Advent Indonesia kamu akan ketemu Gerbang Komando di sisi kanan jalan. Kamu dapat menyusuri jalan berbatu ke atas sampai nemukan lapangan bola buat parkir mobil.
Itulah informasi lokasi wisata Situ Lembang Bandung, selamat menjelajahi danau dengan hawa yang sejuk dan panorama yang alami….
APLIKASI WAJIB BAGI YANG HOBI TRAVELING
Traveling adalah hobi yang diminati oleh banyak kalangan. Indonesia adalah surganya para pelancong, karena didukung oleh banyaknya destinasi wisata yang unik dan menarik. Menjelajah tempat baru yang tidak pernah dijelajahi adalah sebuah hal yang menyenangkan sekaligus memancing adrenalin kita.
Dengan kemajuan teknologi belakangan ini ceruk pasar yang besar ini yaitu traveling diintip oleh pengembang aplikasi smartphone. Fungsinya tidak lain adalah untuk memudahkan para penggunanya dan mempersingkat waktu menemukan kebutuhan yang dicari oleh para traveler.
Daftar Aplikasi Android bagi Backpacker
Seringkali para traveler disibukkan oleh beberapa hal, utamanya yaitu riset informasi untuk mendukung perjalanannya, misal: mencari destinasi, mencari penerbangan, tiket, transportasi lokal, tempat makan, hotel/tempat menginap dll. Untuk anda pengguna smartphone android sudah banyak aplikasi yang dikembangkan sesuai tujuannya masing-masing. Beberapa bahkan diciptakan untuk mendukung eksistensi selama bepergian dan tetap terhubung dengan orang-orang diluar.
Kamu dapat mengunduh dengan gratis aplikasi-aplikasi ini di smartphonemu melalui playstore google:
Indonesian Flight
Indonesia Flight App merupakan aplikasi booking tiket pesawat yang cepat, mudah, dan terpercaya untuk pencarian dan pemesanan tiket pesawat rute Indonesia domestik maupun internasional.
Traveloka
Adalah situs pesan tiket dan hotel yang gencar berpromosi. Kamu dapat pesan, bayar dan memperoleh kamar hotel murah terbaik dan tiket pesawat murah hanya dalam hitungan detik. Semua data pemesanan bisa dipantau dari mana saja. Tak perlu khawatir e-tiket/voucher hotel hilang karena data pemesanan tersinkronisasi otomatis ke laptop dan smartphonemu.
Kereta Api
Aplikasi Tiket Kereta Api memberikan kemudahan bagi pelanggan agar tidak perlu mengantri di stasiun untuk membeli tiket kereta api.
Trivago
salah satu situs pencarian hotel terbesar dunia. Digunakan untuk menemukan hotel ideal dengan harga yang bersahabat.
GoogleMaps
dirancang untuk smartphone dan tablet Android membuat navigasi dunia lebih cepat dan lebih mudah. Kamu bisa menemukan tempat terbaik di kota dan mendapatkan informasi yang kamu butuhkan untuk sampai ke sana.
1.Peta yang komprehensif dan akurat di 220 negara dan wilayah
2.Navigasi GPS dengan panduan suara untuk mengemudi, bersepeda, dan berjalan kaki
3.Arah transit dan peta untuk lebih dari 15.000 kota besar dan kecil
4.Kondisi langsung lalu lintas, laporan insiden, dan pengubahan rute otomatis untuk menemukan rute terbaik
5.Informasi mendetail tentang lebih dari 100 juta tempat
6.Citra Street View dan dalam ruangan untuk restoran, museum, dan lain-lain
7.Beberapa fitur tidak tersedia di semua negara
TripAdvisor
memudahkan kamu mencari harga tiket pesawat termurah, hotel terbaik, restoran yang bagus, dan hal menarik yang dapat dilakukan, ke manapun. Ada jutaan ulasan, foto, dan peta destinasi wisata dari TripAdvisor.
Grab taxi
memberikan banyak pilihan untuk pemesanan kendaraan langsung dari smartphonemu. Tersedia di Malaysia, Singapore, Phillippines, Thailand, Vietnam, dan Indonesia. Cukup satu aplikasi yang sama di kesemua negara tersebut.
Aplikasi ini dilengkapi dengan pantauan secara realtime, informasi detail dari pengemudi, dan informasi pesanan yang akan diterima dalam waktu cepat. Proses screening pengemudi yang ketat sehingga dapat memastikan keamanan dan kenyamananmu.
Uber taxi
Panggil taximu menggunakan aplikasi dan tunggu jemputan dalam beberapa menit. Layanan sesuai permintaan berarti tidak diperlukan pemesanan dan tidak perlu menunggu di taxi line. Tentukan lokasi penjemputan dengan mudah di peta, bahkan jika kamu tidak tahu alamat persisnya. Kamu akan terhubung dengan driver pribadi dan melacak progres Uber kapan saja. Duduk, santai, dan nikmati perjalananmu. Sebuah cara bepergian yang sepenuhnya baru dan modern dari ujung jari.
Go-jek
Aplikasi untuk memanggil pengemudi ojek dengan cara yang baru. Untuk mengantarkanmu ketempat tujuan utamanya Jakarta, agar kamu terhindar dari kemacetan.
Agoda
Salah satu situs pencari hotel terbesar, kamu dapat mencari hotel terdekat di manapun berada hanya dengan mengklik saja. Kamu dapat pula mencari arah menuju hotel dengan peta yang interaktif. Serta terdapat jutaan ulasan pelanggan.
Airbnb
Memberimu menelusuri, dan memesan akomodasi unik di seluruh dunia. Apartemen untuk semalam, kastil untuk seminggu, ataupun vila untuk sebulan, dengan Airbnb semua orang dihubungkan untuk bersama-sama merasakan pengalaman berwisata yang unik, dengan berbagai pilihan harga, di mana saja melalui smartphonemu.
Foursquare
adalah aplikasi untuk mencari informasi tempat menarik seperti lokasi makan, nongkrong, belanja dan lokasi-lokasi lain yang layak dikunjungi disuatu kota. Kamupun dapat membagikan review tempat favoritmu dan berbagi dengan pengguna lainnya.
Selfie jadi trend semua kalangan. Aplikasi ini untuk mengedit foto dan video dokumentasi perjalananmu. Dengan beberapa perangkat yang dapat mengatur tampilan dari dokumentasimu agar makin menarik. Kamu juga dapat menyebarkannya melalui social media lain seperti facebook, twitter, tumblr dll
CouchSurfing
adalah sebuah komunitas global penggemar wisata dari seluruh dunia. Situs yang mempertemukan teman-teman baru yang memiliki minat yang sama untuk berwisata. Kamu dapat menjadi tuan rumah untuk menerima teman baru yang ingin menginap dan menjelajahi tempat wisata lokal disekitarmu. Kamupun dapat mencari orang yang mau menerimamu menginap di rumahnya. Ataupun untuk berjumpa sesama traveler dalam acara-acara di kotamu.
Yang layak untuk diperhatikan adalah semua aplikasi diatas membutuhkan konsumsi energi, maka dari itu hematlah pemakaian baterai ponselmu agar dapat selalu menggunakannya selama berpetualang. Ketersediaan jaringan dan internet kadang kala juga harus menjadi perhatianmu. Selamat menggunakan!
Thursday, January 21, 2016
WISATA KE TANGKUBAN PERAHU
Tangkuban Perahu memiliki ketinggian 2.084 di atas permukaan laut atau sekitar 6.873 kaki. Mengapa disebut Tangkuban Perahu? Karena kalau dilihat dari jauh puncak Gunung Tangkuban Perahu ini berbentuk memanjang dan mirip sebuah perahu yang terbalik. Gunung Tangkuban Perahu merupakan sebuah gunung aktif di Bandung Utara, tepatnya di Cikole, Lembang, atau sekitar 20 km dari pusat kota Bandung.
Beberapa tanda aktifnya gunung ini adalah adanya gas belerang dan juga sumber air panas yang mengalir di kaki gunung, misalnya di Ciater. Jika berkunjung ke gunung ini, Anda sangat disarankan membawa masker penutup hidung untuk menghindari bau gas belerang yang tajam.
Transportasi ke Tangkuban Perahu
Mengunjungi Tangkuban Perahu, sangat mudah. Bisa menggunakan mobil, sepeda motor atau angkutan umum. Wilayah wisata tangkuban perahu posisinya ada diutara kota Bandung, tepatnya di Cikole Lembang.
Untuk pergi ke sana, dari Bandung kota perjalanan sekitar 7 km ke arah Lembang, sebuah kota susu nan dingin. Setelah itu mengambil jalur ke utara atau arah Subang sekitar 7 km lagi, di Cikole, atau titik puncak pass antara perbatasan Bandung – Subang ada arah ke kekiri menuju Tangkuban Perahu.
Jika Anda pergi ke Tangkuban Perahu dengan menggunakan bus, Anda turun di Terminal Jayagiri. Dari sana lanjutkan dengan naik bus kecil ke Kawah Ratu, namun Anda harus bersabar karena pada umumnya mini bus akan baru akan berangkat jika muatannya sudah atau hampir penuh. Menyewa mobil dari Lembang ke kawah bisa menjadi pilihan bagus yang bisa disesuaikan dengan budget Anda.
Tarif Masuk Tangkuban Perahu
Jam operasional setiap hari, pk. 7:00-17:00, pk. 7:00-14:00 (Kawah Domas)
Tarif tiket masuk kawasan Wisata Tangkuban Perahu
Wisatawan Lokal Rp. 17.000
Wisatawan asing Rp. 75.000
Sepeda motor Rp. 5.000
Mobil Rp. 10.000
Bus Rp. 20.000
Gunung Tangkuban perahu adalah kawasan wisata alam yang paling ramai dikunjungi di Bandung. Tempat wisata yang satu ini juga seringkali dijadikan lokasi pemotretan untuk foto prewedding, iklan komersil dan juga pengambilan gambar untuk film.
Kawasan wisata Gunung Tangkuban Perahu dikelola oleh Perum Perhutanan. Suhu di kawasan ini 17 derajat Celcius pada siang hari dan dapat mencapai 2 derajat Celcius pada malam hari. Karena suhunya yang dingin, pada saat berwisata ke Tangkuban Perahu sebaiknya bawa sweater dan jaket Anda.
Gunung Tangkuban Perahu juga memiliki kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Montane, hutan Dipterokarp Atas, serta Hutan Ericaceous atau hutan gunung.
Kawasan wisata pada siang hari terasa panas, sebaiknya Anda membawa payung. Ini akan sangat berguna saat Anda menjelajahi areal wisata Tangkuban Perahu di bawah matahari yang terik.
Kawah Tangkuban Perahu
Kawah utama di Gunung Tangkuban Perahu ada 3, yaitu:
Kawah Paguyangan Badak, berumur kurang lebih 90.000-40.000 tahun.
Kawah Upas yang ditaksir berumur 40.000-10.000 tahun.
Kawah Ratu yang berumur 10.000 tahun.
Perjalanan sekitar 1,2 kilometer dari Kawah Ratu ke Kawah Domas (atau sebaliknya) pengunjung dapat menikmati pemandangan indah, serta berpetualang dengan menempuh jalan setapak yang terbuat dari batu vulkanik dalam nuansa hutan hujan Tangkuban Perahu. Pada lereng gunung juga terdapat hamparan perkebunan teh yang membuat Anda ingin berlama-lama menikmati keindahannya.
Waktu yang paling tepat untuk mengunjungi Tangkuban Perahu adalah saat musim kemarau (Mei-November). Disarankan berangkat pagi hari dari Bandung supaya menghindari kemacetan lalu lintas yang mungkin terjadi. Pada musim hujan, terutama bulan Desember dan Januari, puncak Tangkuban Perahu umumnya akan diliputi kabut, jalan menuju Kawah Domas juga menjadi sangat licin.
Jika Anda belum puas menikmati keindahan Gunung Tangkuban Perahu dalam satu hari, Anda juga bisa bermalam dan melanjutkan keesokan harinya. Di sekitar kawasan ini banyak terdapat hotel untuk menginap, dengan tarif terjangkau sampai hotel kelas atas dengan kualitas pelayanan terbaik.
Subscribe to:
Posts (Atom)

































