Thursday, January 24, 2013

Ramuan Darah dan Empedu Ular Obati Penyakit Kulit



Bandung - Koko (45) warga Padalarang ini baru pertama kalinya datang dan meminum ramuan darah dan empedu ular kobra di Istana Raja Kobra, Jalan Jenderal Sudirman No 319.

"Saya baru pertama kali datang. Walaupun sudah lama tahu tempat ini," tutur Koko. Koko menyatakan kedatangannya ke tempat ini karena penyakit kulit yang dideritanya tak kunjung sembuh.

"Saya sudah tiga kali ke dokter termasuk dokter spesialis kulit tapi malah tambah para," ujarnya. Padahal menurut Koko, ruam-ruam merah yang kini memenuhi sekujur tubuhnya itu hanya berasal dari jerawat. Jerawat tersebut dia pencet tapi malah menimbulkan penyakit tersebut.

Koko mengaku sebenarnya agak takut meminum ramuan dan darah empedu tersebut. Tapi keinginannya untuk sembuh membuat dirinya memberanikan diri. "Rasanya manis ya," komentarnya setelah meminum ramuan tersebut.

Untuk menyembuhkan penyakit kulitnya, selain harus mengkonsumsi ramuan darah dan empedu ular dua kali seminggu, Koko pun diharuskan minum kapsul kobra dan mengoleskan minyak king kobra di bagian kulit yang sakit.

Selain itu, Koko pun disarankan tidak mengkonsumsi teh atau kopi selama empat jam setelah meminum ramuan. Karena kandungan yang ada dalam teh atau kopi bisa menghilangkan khasiat ramuan.

Koko, satu dari sekian banyak orang yang datang ke Istana Kobra untuk mengobati penyakitnya. Kebanyakan pengunjung selain penyakit dalam memang banyak yang datang untuk mengobati penyakit kulit.

Menurut pemilik Istana Raja Kobra, David Gunawan (45) darah hewan jenis reptil memang bermanfaat untuk kulit. Tapi di antara semua jenis reptil, ular bisa dikatakan lebih optimal dalam mengobati penyakit kulit.

"Ular memiliki bisa atau racun. Secara alami ular memiliki antibodi atau penangkal dalam tubuhnya untuk melawan racun," tutur David. Menurut David, ular jenis kobra terutama king kobra memiliki khasiat yang lebih bagus karena memiliki kandungan racun 10 kali lipat daripada ular biasa.

No comments:

Post a Comment