Monday, March 5, 2018

Mawar Jericho, Tanaman Ajaib Yang Bisa Bangkit Dari Kematian




Mawar Jericho, Tanaman Ajaib Yang Bisa Bangkit Dari Kematian




Apakah anda termasuk seorang pecinta tanaman? Kalau iya, tanaman jenis apa saja yang pernah anda tanam? Jawaban anda pastinya akan sangat beragam. Tanaman dikenal sebagai salah satu organisme, yang memiliki peranan yang cukup penting di dalam kehidupan manusia. Oksigen yang dihasilkan oleh tanaman melalui sebuah proses yang dinamakan fotosintesis, sangat diperlukan oleh manusia untuk proses pernapasan.

Ada begitu banyak jenis tumbuhan yang bisa anda temukan di dunia ini. Sebagian diantaranya mungkin masih belum dikenali atau belum memiliki nama. Diperkirakan ada sekitar 2 jutaan lebih jenis tanaman yang sudah dikenali dan diberi nama yang terdapat dan tumbuh di dunia. Dari banyaknya jenis tanaman tersebut, beberapa diantaranya memiliki keunikan yang bisa membuat anda tercengang, takjub, bahkan tidak percaya bahwa tanaman tersebut benar-benar nyata.

Salah satu tanaman unik tersebut bernama Mawar Jericho. Tanaman ini dikenal dengan nama ilmiahnya, yaitu: Selaginella lepidophylla. Nah, pertanyaannya adalah penahkah anda mendengar nama tanaman ini sebelumnya? Sebagian besar dari anda mungkin masih sangat asing dengan nama tanaman ini. Kecuali jika anda memang seorang penggemar fanatik tanaman-tanaman unik.

Ketika mendengar nama tanaman ini, mungkin anda akan memggambarkannya sepertii bunga mawar  pada umumnya, yang memiliki bermacam-macam warna yang sangat indah seperti pada gambar berikut ini:


Mawar-mawar di atas memang sangat indah. Namun Mawar Jericho yang dimaksud tidaklah sama seperti mawar-mawar pada umumnya. Tidak percaya? Lihat saja gambar Mawar Jericho yang dimaksud tersebut!
Jika dilihat sekilas, tanaman ini terlihat sama saja seperti tanaman hijau lainnya, bahkan tidak terlihat menarik sama sekali. Tapi jangan salah guys, dibalik kesederhanaan mawar jericho ini, tersirat sesuatu yang sangat unik dan pastinya sangat jarang dimiliki oleh tanaman lainnya. Penasarankan dengan keunikan yang dimiliki oleh Mawar Jericho ini? Agar rasa penasaran anda tidak semakin menjadi-jadi, artikel ini akan menjadi jawaban rasa penasaran anda tersebut.

Mawar Jericho – Bunga Kebangkitan

 Banyak orang yang menganggap Mawar Jericho ini sebagai bunga kebangkitan. Wuah, mendengar namanya saja sudah buat merinding. Setuju tidak? Tapi jangan salah persepsi dulu ya guys. Meskipun keunikan atau kemampuan yang dimiliki oleh tanaman ini terdengar sangat menyeramkan, namun jenis tanaman ini tidak berbahaya lo untuk ditanam di rumah. Jadi anda tidak perlu khawatir jika ingin memilikinya atau menanamnya di pekarangan rumah anda. Silahkan coba saja kalau masih penasaran.

Habitat Tanaman Mawar Jericho

Mawar Jericho merupakan spesies dari tanaman gurun pasir yang banyak tumbuh di Timur Tengah dan Amerika Tengah. Meskipun tanaman ini dominannya hidup di daerah padang pasir, akan tetapi mawar jericho juga bisa hidup dengan baik pada media tanah yang biasa dipakai untuk menanam tanaman biasa di pekarangan rumah, bahkan bisa hidup di dalam media air sekalipun. Ini dia contohnya:


Alasan Mengapa Mawar Jericho Disebut Sebagai Bunga Kebangkitan


Penyebutan Bunga kebangkitan pada mawar jericho ini tidak terjadi begitu saja. Tentu saja ada yang melatarbelakangi hal tersebut. Tanaman ini dikenal dengan sebutan seperti itu karena kemampuannya bertahan hidup dalam keadaan kekeringan atau bahkan setelah diawetkan dengan pengeringan sekalipun.
Di habitat aslinya yang kering, batang tanaman ini cenderung akan mengkerut dan menggulung seperti membentuk sebuah bola kecil. Ketika habitat kering tersebut mendapatkan air, misalnya ketika hujan turun, batang yang menggulung tadi akan melepaskan diri dari gulungannya dan terurai kembali saat terbawa ke tempat yang lebih lembab. Tanaman ini banyak ditemui dihabitat asalnya yaitu di gurun Chihuahua.

Untuk waktu yang lama, ‘mawar jericho’ ini dapat bertahan hidup, tumbuh, dan berkembang di daerah padang pasir yang kering seperti tanaman gurun lainnya, sampai lingkungan tidak lagi mendukung keberadaannya. Jika hal tersebut terjadi, bunga-bunga dan daun tanaman ini akan mati dan kemudian jatuh. Tanaman ini akan kehilangan kelembabannya dan cabang-cabangnya akan mongering dan berubah warna menjadi abu-abu, kemudian akan menggulung ke dalam, membentuk sebuah bola bulat.
Setelah itu, akar tanaman tersebut akan tercabut dari tanah, sehingga memungkinkan angin gurun untuk membawanya melintasi padang pasir, sampai suatu hari tanaman tersebut tiba di suatu tempat yang lembab, di mana tanaman mawar jericho tersebut dapat kembali tumbuh dan menyebar lagi. Ketika sampai dilingkungan yang sesuai dan mendukung, gulungan tanaman tadi akan kembali terbuka dan akar yang tadinya sudah terlepas akan kembali masuk kedalam tanah dan kemudian akan berkecambah. Setelah disiram, mawar jericho yang tadinya kering akan kembali bersemi dan kemudian tampak seperti tanaman muda. Warnanya juga akan kembali seperti semula ke warna alaminya, yaitu hijau.
Uniknya lagi, meskipun setelah 50 tahun tanaman ini hidup tanpa air atau dianggap telah mati, tanaman ini akan bangkit kembali jika diberi air atau ditempatkan di tempat yang lebih lembab. Hebat bukan? Karena kemampuan yang dimilikinya tersebut, tidak mengherankan jika tanaman ini kadang-kadang disebut juga sebagai tanaman dinosaurus.
Manfaat Mawar Jericho
Daya tarik Mawar Jericho tidak hanya terdapat pada kemampuannya yang dapat bangkit kembali dari kematian. Tapi juga karena berbagai manfaat yang dapat diberikannya kepada masyarakat. Karena manfaat yang dimilikinya, tanaman ini banyak di jual di pasar-pasar Meksiko untuk digunakan sebagai tanaman diuretik.
Tanaman diuretik adalah tanaman yang dapat dimanfaatkan dalam pengobatan suatu penyakit. Tanaman ini juga sering digunakan dalam ritual voodoo dan Santeria Kuba, karena dipercaya dapat menghasilkan cinta, keberuntungan dan menambah rezeki. Mawar Jericho ini juga bermanfaat untuk menyerap energi negatif dari seseorang.


POHON DINAMIT




POHON DINAMIT

Kerajaan: Plantae

Divisi: Magnoliophyta

Kelas: Magnoliopsida

Ordo: Euphorbiales

Famili: Euphorbiaceae

Genus: Hura

Spesies: H. crepitans

Nama binomial: Hura crepitans L.



Definisi umum:

     Hura crepitans.L adalah salah satu jenis tanaman suku Euphorbiaceae. Jenis ini disebut dengan buah roda karena buahnya yang mirip dengan bentuk roda. Di Indonesia, tumbuhan ini disebut dengan kuku macan karena pada buahnya terdapat sekat-sekat yang mirip kuku harimau. Cara berkembang biak tanaman ini adalah generatif, dengan kita menanam bijinya. Buah roda biasanya ditanam di pinggir-pinggir jalan sebagai tanaman peneduh, tanaman hias dan tanaman obat.

Bentuk Morfologi:

  Tanaman ini berbentuk pohon berperawakan besar, bergetah putih susu, lebar tajuk kurang lebih 10 m, berbatang lurus, batang berduri rapat, dan memiliki tinggi hingga 20 m. Daunnya tunggal, bertangkai, berbentuk jantung, tepi daun bergerigi, kelompok bunga jantan terpisah dengan bunga betina buah berbentuk bulat seperti roda, beralur di bagian luarnya. Buah tua biasanya akan pecah, bijinya akan terlepas dan jatuh.

Daerah penyebaran dan tempat tumbuh

   Tanaman ini berasal dari Amerika. Daerah penyebarannya sampai negara-negara di Asia. Jenis tumbuhan ini aka tumbuh dengan baik di tanah liat berpasir dengan intensitas  sinar matahari penuh dan pada daerah dengan ketinggian 0-400 m di atas permukaan laut. Sesuai dengan sifat hidupnya yang menyukai daerah lempung berpasir, jenis tumbuhan ini banyak ditemukan di daerah pantai.

Keistimewaan:

Pohon Dinamit (Hura crepitan) merupakan tumbuhan dari hutan tropis Amazon. Nama lain Pohon Dinamit adalah Pohon Neraka, karena bentuk dan karakter pohon ini yang menyeramkan. Julukan lain untuk pohon ini adalah Pohon Kotak Pasir. Ditemukan duri tajam yang menutupi sekujur batang pohon ini. Keunikan lain dari pohon ini adalah getahnya yang beracun. Oleh penduduk setempat, getah pohon ini digunakan untuk meracuni mata panah untuk berburu.

     Bagian yang paling khas dari tumbuhan ini adalah buahnya. Ketika telah matang, buah tumbuhan ini akan meledak dengan daya ledak yang cukup kuat sehingga dapat melukai manusia atau hewan yang ada di dekatnya.

Manfaat:

   Buah roda mempunyai kegunaan sebagai tumbuhan obat. Di Pulau Jawa buahnya yg sudah diubah menjadi bubuk atau yang sudah dilembutkan biasanya digunakan untuk mengobati puruh yang menahun. Di Yogyakarta dan Solo, biji yang di bakar setengah matang di kupas atau di bentuk pil dicampur dengan madu sebagai bahan pencahar. Kegunaan lainnya dapat ditemukan di Hawai, kayu buah roda digunakan sebagai bahan bangunan dan kotak kemasan. Kulit batang yang dimemarkan dan getah kayu digunakan sebagai racun ikan. Di Baturaja, Prabumulih, sampai Palembang di Propinsi Sumatera Selatan, buah roda dijadikan tanaman peneduh di sepanjang jalan utama. Di Pulau Jawa, kebanyakan tumbuhan ini dijadikan sebagai tanaman hias.

Getah yang beracun:

       Getah tanaman ini berwarna putih dan beracun. Kehati-hatian adalah yang utama dalam menggunakan getah ini, karena akan sangat berbahaya bila mengenai mata. Namun apabila keracunan getah ini, kita dapat menghilangkan efeknya dengan menggunakan susu dan gula yang dicucikan ke wajah sebagai penawarnya.