Friday, January 10, 2014

Minoru Shirota - Penemu Minuman Yakult



Minoru Shirota - Penemu Minuman Yakult




Dr. Minoru Shirota (23 April 1899 - 1982) adalah seorang ilmuwan di bidang mikrobiologi dan dokter lulusan Kyoto Imperial University, Jepang yang berhasil menemukan bakteri asam laktat yang bermanfaat untuk menekan pertumbuhan bakteri merugikan yang hidup di dalam usus manusia. Bakteri ini kemudian dinamakan Lactobacillus casei strain Shirota.

Usaha beliau itu bermula saat masyarakat Jepang ketika itu dilanda penyakit yang berkaitan dengan sistem pencernaan disebabkan kekurangan nutrisi, kebersihan yang kurang karena keadaan ekonomi Jepang yang kurang baik ketika itu. Beliau mengisolasi hampir 300 jenis bakteria antara tahun 1930 dan 1935 bertujuan mencari jenis bakteria yang sesuai untuk membantu memulihkan sistem pencernaan manusia melalui beberapa uji kaji ketahanan bakteria baik.

Setiap jenis bakteria tersebut akan diuji dengan asid dan tahan terhadap cairan empedu. Antara 300 spesis bakteria tersebut hanya satu spesis sahaja yang benar-benar tahan dengan asid iaitu bakteria Lactobacillus casei dan lebih dikenali sebagai Lactobacillus casei strain Shirota sempena nama beliau. Dr Shirota kemudian menggabungkan bakteria ke minuman susu dan berhasil jadi produk minuman susu fermentasi.

Dengan dedikasinya yang tinggi untuk memberikan kontribusi terhadap kesehatan masyarakat. Pada tahun 1935 Dr. Shirota berhasil menciptakan minuman probiotik yang mengandung bakteri berguna Lactobacillus casei strain Shirota yang bermanfaat bagi pencernaan manusia. Akhirnya dia mulai memasarkan produk susu yang dicampur dengan bakteria baik tersebut yang dikenali sebagai Yakult. Minuman ini kemudian dijual di Jepang dengan harga yang terjangkau. Karena itu, Yakult dikenal sebagai Pelopor Probiotik.

Yakult (Yakuruto) adalah minuman probiotik mirip yogurt yang dibuat dari fermentasi skimmed milk dan gula dengan bakteri Lactobacillus casei. Karena L. casei Shirota dapat ditemui dalam sistem pencernaan, Yakult dipromosikan sebagai minuman yang baik untuk kesehatan. Namanya berasal dari jahurto, bahasa Esperanto untuk "yoghurt". Minuman yakult yang mengandungi sejenis bakteria baik untuk tubuh yang kita nikmati sekarang sebenarnya dihasilkan oleh seorang ahli Jepang tersebut. Yakult ditemukan oleh doktor Minoru Shirota pada 1930.

Pada 1935, ia mendirikan Yakult Honsha Co., Ltd. (Kabushiki-gaisha Yakuruto Honsha?) (TYO: 2267) untuk memasarkan minuman ini. Sejak saat itu, Yakult telah memperkenalkan berbagai minuman yang mengandung bakteri Bifidobacterium breve, dan telah menggunakan lactobacilli untuk mengembangkan kosmetika. Yakult Honsha juga memainkan peran penting dalam penelitian obat kemotrapi irinotecan. Perusahaan perniagaan ini mengambil alih semua operasi pengeluaran dan pemasaran Yakult sehingga kini.

Seterusnya perniagaan tersebut dikembangkan ke Eropah
namun negara pertama yang diperkenalkan dengan produk tersebut adalah Brazil pada tahun 1966. Untuk mendukung usaha penelitian pada bakteri yang bermanfaat bagi kesehatan manusia, pada tahun 1967 didirikan Pusat Penelitian Mikrobiologi Yakult (Yakult Central Institute for Microbiology Research) di Tokyo, Jepang. Yakult Central Institute telah melakukan beragam penelitian untuk mengembangkan produk-produk dengan menggunakan bakteri yang bermanfaat.

Sejak itu, Perusahaan Yakult terus mengembangkan perniagaannya ke seluruh dunia. Yakult juga memiliki salah satu tim bisbol terbesar di Jepang, Tokyo Yakult Swallows. Saat ini, Yakult diproduksi dan dijual di Jepang, Asia, Australia, Amerika Latin dan Eropa, walaupun bakterinya masih diimpor dari Jepang. Sekarang tercatat pertumbuhan lebih 200 perusahaan di 30 negara yang menjual produk dalam pelbagai ukuran. Jika di Australia, Eropah, India dan Indonesia, Yakult didatangkan di dalam botol berukuran 65 milimeter (ml) tapi di Amerika, Jepang, Filipina dan Korea Selatan tersedia dalam botol berukuran 80 ml. Sehingga sekarang, minuman tersebut dinikmati oleh hampir 25 juta orang pada setiap hari. - Saya Minum Dua..!!

No comments:

Post a Comment