Thursday, December 12, 2013

Arwah penasaran setelah meninggal sebulan



Arwah penasaran setelah meninggal sebulan



nih pengalam dari seorang pemuda yang baru saja bertemu teman ku yang sedang menjaga adiknya lantaran mengalami penyakit tumor paru-paru, ohyah saya mintak bantuan doanya semoga saja adik teman ku segerah sehat.

yang copas silakan tapi saya mintak menyertakan link sumbernya karena ini cerita dari teman ku bukan cerita ku, dan cerita ini nyata yang terjadi pada tahun 2002 untuk bulan dan hari tak sebutkan dan ini terjadi sekitar pukul 3 pagi dan ini terjadi dipalembang, yang tau dngan pemakaman di lemabang pasti ngerti

pas malam minggu a,b,c, dan d berkumpul, pas kami pulangdan lewat sekip, kami melihat sosok wanita berdiri di ujung jalan seperti menunggu sebuah taksi, kami pun segera menghampirinya dan segera bertaanyak sehingga terjadilah obrolan panjang

si b : dik mau keman malam-malam begini
si cewek : mau pulang kak
si b :; emang rumahnya dimana
si cewek : daerah kandang kaw*t kak
si b : ya sudah ikut kami saja, kebetulan kami lewat sana

dan si cewek pun masuk kedalam mobil, lantaran kami berniat ingin mengatar si cewek kerumahnya dengan selamat dan tak ada sedikitpun pikiran kotor, setelah tibah ditempat, dan si cewek berkata kalau dia baru saja pindah jadi kamipun mencari-cari rumahnya dengan melewati beberapa lorong, setelah sampe ke lorong ketiga akhirnya sicewek berkata kalau rumahnya ada disitu *sambil menunjuk ke arah rumahnya

sebelum turun kami beempat bekenalan dan nama sicewek itu sebut saja ani, setelah itu kami langsung pergi untuk segera pulang kerumah, nah ketika sampai di rumah, kami melihat jaket si ani ini tertinggal di mobil

seminggu setelah itu kami berniat mengembalikan jaket tersebut, ketika kami sampai dirumah ani ternyata ani sudah pindah ker rumah yang ada di lorong pertama, sesampai dirumahnya, "permisi bu benar ini rumah ani" tanyak ku kepada seorang ibu *si a, tapi ibu itu seperti kaget, "ah yah betul mari silakan masuk" jawab ibu itu sembari mempersilakan kami masuk, saat kami duduk aku(si a) langsung bertanya "bu bolah ketemu sama aninya gak",

"nak si ani sudah meninggal sebulan yang lalu" ucap ibu itu dengan expresi sedih

"lah kok bisa, bukanya seminggu yang lalu kami mengantar nian pulang kerumahnya, bahkan dia meninggalkan jaket dimobil kami" ucap ku sembari memberikan jaket itu dengan gemetar lantaran kaget kalau si ani telah meninggal *si a

jadi setelah mengetahui si ani meninggal kami berempat takut keluar rumah karena selalu dihantui akan bayangan wajah si ani, jika kami sendirian maka kami saling menghubungi..dan ini berlangsung sampai sekarang, bahakan kami sudah berkeluarga masih saja tetap terbayang akan wajah si ani

itu sih cerita dari temen aku..
tapi dia bercerita makek bahasa palembang jagi agak sulit untuk diterjemakan ke bahasa indonesia,

No comments:

Post a Comment