Thursday, February 4, 2016

Wow, Inilah 5 Tradisi Seks Yg Bakal Bikin Kamu Tercengang & Geleng-geleng Kepala



Jika berbicara tentang Seks tentu menjadi hal tidak ada habisnya untuk diulas, termasuk tradisi Seks yang dimiliki tiap suku yang masih ada didunia ini.\

Perlu kamu ketahui Beberapa suku di berbagai belahan negara masih menjalankan tradisi mereka soal bagian sensitif ini namun sangat menjijikkan dan di luar nalar.

Ttradisi-tradisi tersebut ada yang telah menghilang namun masih ada juga yang melakukannya dengan alasan demi kelangsungan cara zaman leluhur. Inilah 5 Tradisi S3k5 Paling Gila yang Pernah Ada di Dunia:

1. Tradisi belah penis – suku Aborigin

Bisa jadi para kaum adam negara lain bersyukur tidak lahir dari suku Aborigin Mardudjara, Australia. Tradisi suku ini cukup membuat siapapun yang melihatnya akan terperangah.
Bagaimana tidak, Untuk menjadi lelaki sejati di suku ini setiap bocah bakal dipotong kulit ujung kemal*annya atau sunat secara sadar dan setelahnya dia harus memakan kulit itu.

2. Masturbasi di depan umum – Mesir kuno

Firaun Mesir zaman dulu mengenal tradisi masturbasi di hadapan orang banyak.
Firaun Mesir zaman dulu mengenal tradisi masturbasi di hadapan orang banyak.
Dia memuaskan dirinya sendiri hingga orgasme di Sungai Nil agar selalu berkah dan tidak pernah kering.
Hal itu dia lakukan untuk menghormati Dewa Atum. Salah satu dewa memberi kepuasan pada Seks. Selain itu masturbasi depan publik juga berlaku saat Festival Dewa Min menjadi simbol keampuhan daya bercinta Firaun dan ini masih sering dilakukan banyak lelaki Mesir.

3. Tradisi minum sperma – Papua Nugini

Sebuah suku di wilayah Sambian, Papua Nugini, mempunyai cara menjijikkan untuk mengubah anak lelaki menjadi pejan tan tangguh sesungguhnya. Sejak umur tujuh tahun para bocah hidup bersama 10 pria dewasa selama satu dekade. Kulit mereka pun ditusuk dan ditandai agar terbebas dari kontaminasi perempuan.
Sebagai puncaknya mereka meminum sperma orang paling tua di kelompok itu dipercaya baik untuk pertumbuhan dan kekuatan. Setelahnya mereka dilepas kembali ke masyarakat.

4. Legalnya hubungan pedofilia dan homoseksual – Yunani Kuno

Jauh sebelum merebaknya pedofilia alias timbul gairah pada bocah lebih muda, dan gay atau per cintaan sesama lelaki, Yunani kuno sudah mempraktekkan hubungan itu bahkan mendapat restu dari masyarakat.
Di Ibu Kota AThena, per cintaan antara lelaki dewasa dengan anak-anak berjenis kelamin sama merupakan tanda cinta terdalam dan hubungan itu berakhir jika si anak, biasa disebut eromenos, telah dewasa dengan tanda-tanda fisik terlihat seperti pertumbuhan kumis dan janggut.

5. Tradisi menculik istri orang – Nigeria

Suku Wodaabe di Nigeria, bagian barat Afrika mengenal tradisi menculik istri sesama anggota suku itu. Syaratnya mereka telah menikah di usia sangat muda sebab perjodohan dan perempuan yang diculik harus istri dari saudara atau mempunyai garis keturunan sama.

Di masa kini ritual itu menjadi sebuah festival bernama Gerewol. Para lelaki Wodaabe berpakaian adat dan memakai tata rias lalu berdansa untuk memikat perempuan.

No comments:

Post a Comment