Tuesday, February 25, 2014

Mengenal RoI (Return of Investment)



Mengenal RoI (Return of Investment)



 Istilah "Return of Investment" adalah ukuran kinerja yang dapat digunakan untuk membandingkan beberapa investasi. ROI dihitung sebagai pendapatan bersih investasi dibagi dengan biaya investasi. Berikut rumusnya:

ROI = Laba Bersih / Biaya Investasi

dengan keterangan:
"Laba Bersih" = Pemasukan dari investasi - biaya Investasi

ROI biasanya tercatat sebagai persentase. Angka 10% berarti  10 sen per setiap rupiah yang diinvestasikan. Jika Anda ingin memiliki ROI dalam bentuk persentase, Anda harus menghitung sebagai berikut:

ROI = (Laba bersih / Biaya investasi) x 100

Misalnya jika penghasilan bersih adalah Rp 10 juta dan biaya investasi adalah Rp 8 juta, dapat disimpulkan bahwa RoI adalah Rp 10 juta : Rp 8 juta = 1,25 atau dinyatakan sebagai persentase ROI adalah 125 %.

Jika ROI adalah negatif, investasi tidak harus dipertimbangkan karena investasi merupakan kerugian. Jika ROI positif, investasi dapat dikatakan menguntungkan. ROI yang lebih tinggi lebih baik dari ROI lebih rendah. Sebuah proyek dengan ROI tertinggi akan memiliki tingkat keuntungan tertinggi.

Langkah-langkah lain daripada uang dapat digunakan untuk mengukur biaya dan pendapatan. Itulah alasan bahwa ROI sangat fleksibel dan dapat dimanipulasi. Oleh karena itu, perlu untuk mengetahui bagaimana ROI dihitung, yaitu apa biaya dan apa penghasilan? Sebagai contoh, ROI Akuntansi adalah sama dengan laba bersih dibagi dengan total aset. ROI bekerja dengan baik jika pendapatan dan hasil dapat dengan mudah diidentifikasi.

ROI dapat juga digunakan dengan definisi tidak begitu tepat mengenai pendapatan dan pengeluaran. Satu dapat mempertimbangkan kepuasan pelanggan, akurasi, grafik belanja rata-rata atau sesuatu yang lain. Sebagai contoh salah satu bisa menghitung ROI untuk kepuasan pelanggan (di mana CS adalah singkatan Customer Satisfaction/ Kepuasan Pelanggan) seperti ini:

ROI = Perubahan kepuasan pelanggan / Biaya Investasi

dengan keterangan:
Perubahan kepuasan pelanggan = CS setelah investasi - CS sebelum investasi.

Apa yang harus Anda lakukan dengan ROI? Pertama-tama, jika Anda hanya memiliki satu ROI investasi hanya bisa menunjukkan jika investasi Anda menguntungkan (ROI> 0). Jika Anda memiliki beberapa investasi dan Anda mempertimbangkan mengakhiri salah satu, mungkin Anda harus mengakhiri investasi dengan ROI terkecil. Tak cuma itu, jika Anda memiliki beberapa peluang investasi, Anda harus memilih salah satu dengan ROI tertinggi. Tentu saja Anda harus mempertimbangkan faktor-faktor lain yang terlibat, seperti risiko, jumlah minimum yang diperlukan untuk investasi, portofolio Anda (*AP)
Artikel Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis 

No comments:

Post a Comment